Jawa Tengah Pacu Swasembada Pangan, Produksi Beras Diproyeksi Tembus 11 Juta Ton

- Minggu, 30 November 2025 | 19:55 WIB
Jawa Tengah Pacu Swasembada Pangan, Produksi Beras Diproyeksi Tembus 11 Juta Ton

Di tengah riuh rendah acara Gebyar Tani Merdeka Indonesia 2025 di GOR Jatidiri, Semarang, sebuah penghargaan bergengsi diserahkan. Suasana saat itu terasa begitu semarak, penuh dengan harapan.

Membahas capaian, sektor pangan Jawa Tengah memang sedang dalam tren positif. Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) memproyeksikan produksi padi Jateng di tahun 2025 bakal mencapai 11,36 juta ton GKP. Angka ini setara dengan sekitar 9,38 juta ton Gabah Kering Giling.

Yang cukup menggembirakan, jumlah itu menunjukkan kenaikan signifikan sekitar 493.684 ton dibandingkan realisasi tahun 2024. Tak heran, dengan capaian seperti ini, Jateng pun tercatat surplus padi.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Ahmad Luthfi tampak bersemangat. Menurutnya, hasil pertanian telah menjadi tulang punggung utama Jawa Tengah dalam mewujudkan swasembada pangan.

Oleh karena itu, ia tak ragu mendorong para pengurus wilayah Tani Merdeka Indonesia Provinsi Jateng yang baru saja dilantik. Kolaborasi dengan dinas-dinas terkait dinilainya sebagai kunci.

Apalagi, momen itu juga dimanfaatkan dengan baik melalui penandatanganan kerja sama. Kerja sama itu melibatkan DPW Tani Merdeka Indonesia dengan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan BUMD di Jateng.

Luthfi lantas menegaskan peran strategis para petani.

"Petani bukan sekadar penanam tetapi penjaga masa depan bangsa. Setiap bulir padi yang tumbuh adalah bagian dari ketahanan negara, negara yang kuat adalah negara yang berdaulat terkait dengan pangan,"

ungkapnya dalam sebuah keterangan tertulis pada Minggu (30/11/2025).

Berdasarkan tekad itulah, Luthfi berkomitmen menjadikan Jawa Tengah sebagai contoh bagi provinsi lain. Contoh dalam hal berdaulat pangan dan berswasembada.

Di sisi lain, Innovation Award pada gelaran Gebyar Tani itu tak hanya menganugerahkan satu penghargaan. Ada dua penerima lainnya: Dhimas Bagus Pratama yang dinobatkan sebagai Petani Milenial dengan Teknologi dan Modernisasi Pertanian, serta Ketumbar Official yang mendapat apresiasi sebagai Pelaku Usaha Entertainment Pemerhati Kegiatan Pertanian.

Dukungan untuk sektor pertanian Jateng ini juga mendapat perhatian dari Wakil Menteri Pertanian RI, Sudaryono. Ia yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Tani Merdeka Indonesia ini menyoroti besarnya dukungan Gubernur Luthfi.

Terutama dalam hal mewujudkan swasembada pangan, yang merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo.

"Gubernur Ahmad Luthfi siap dan sudah mau ikut mengurusi serta memikirkan teman-teman petani, khususnya Tani Merdeka. Kita juga punya Presiden yang perhatian dan peduli dengan para petani,"

kata Sudaryono menegaskan.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar