Kejaksaan Negeri Pandeglang baru-baru ini melakukan pemusnahan massal terhadap barang bukti dari berbagai perkara pidana. Semuanya sudah inkrah, alias memiliki kekuatan hukum tetap.
Kepala Kejaksaan Negeri setempat, Surayadi Sembiring, menjelaskan bahwa ada 54 perkara yang barang buktinya dihancurkan dalam aksi ini.
"Barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari 54 perkara tindak pidana umum yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap," ujarnya, Rabu (26/11/2025).
Kalau dilihat dari jenisnya, kasus narkotika masih mendominasi. Nilainya pun fantastis, mencapai ratusan juta rupiah. Untuk menghancurkan barang haram itu, jaksa menggunakan beberapa metode. Sabu, ganja, dan obat terlarang lainnya dihancurkan dengan diblender, lalu dibakar sampai habis.
"Dominasi perkara tahun ini masih seputar narkotika dan perlindungan anak," ungkap Surayadi.
Artikel Terkait
Harga Emas Limbung Imbas Lonjakan Minyak dan Inflasi AS
Dolar AS Melonjak ke Level Tertinggi Seminggu Usai Gagalnya Perundingan AS-Iran
Darma Henwa Pertimbangkan Dividen Pertama Usai Laba Bersih Melonjak 7.697%
Keluarga Daeng Mamala Hibahkan 20 Hektare untuk Pesantren dan RS Al-Khairaat di Morut