Nama Pramono Anung kembali mencuat. Gubernur DKI Jakarta itu masuk dalam tiga besar kepala daerah dengan tingkat keterlibatan publik tertinggi, atau 'Highest Engagement'. Sepanjang tahun pertama masa jabatannya, figur yang satu ini memang tak pernah sepi dari perbincangan.
Hal ini terungkap dari riset tahunan Deep Intelligence Research (DIR) bertajuk "Rapor Setahun Pemerintah Daerah Provinsi 2026". Laporan tersebut, yang dirilis belum lama ini, mengupas tuntas pemberitaan media dan percakapan di jagat maya sejak 20 Februari 2025 tepat hari pelantikannya.
Data yang dirilis cukup mencengangkan. Eksposur dan interaksi publik terhadapnya ternyata sangat tinggi. Nah, berikut ini profil lengkap Pramono Anung, mulai dari karier, pendidikan, sampai kekayaannya, seperti dihimpun dari sejumlah sumber pada Rabu (25/2/2026).
Nangkring di Posisi Ketiga
Menurut laporan DIR, lembaga riset media berbasis AI itu, angka engagement Pramono Anung mencapai 959.157.202. Total audiensnya bahkan menyentuh angka 5,7 miliar lebih. Ia juga memimpin sebagai gubernur dengan pemberitaan media massa terbanyak dan jadi figur yang paling ramai dibicarakan di linimasa.
Yang menarik, pemberitaan tentangnya didominasi sentimen positif. Ini terutama kuat di wilayah Jakarta, Banten, dan Tangerang. Isu-isu yang kerap melekat padanya tak jauh dari transportasi publik, banjir, infrastruktur, plus program pelayanan warga.
Di kategori yang sama, posisi puncak diduduki Dedi Mulyadi dengan engagement lebih dari 4,2 miliar. Sementara itu, posisi ketiga diisi Muzakir Manaf.
Siapa Pramono Anung?
Lahir di Kediri, Jawa Timur, pada 11 Juni 1963, pria bernama lengkap Dr. Ir. Pramono Anung Wibowo, M.M. ini kini berusia 63 tahun. Ia resmi memimpin Ibu Kota sejak dilantik pada awal 2025 lalu.
Riwayat pendidikannya dimulai dari SD hingga SMA di kota kelahirannya, Kediri. Kemudian, ia merantau ke Bandung untuk menekuni Teknik Pertambangan di ITB dan lulus pada 1988.
Artikel Terkait
Pemerintah Genjot Pembangunan Huntap Korban Bencana Sumatera Melalui Skema Gotong Royong
AS Kerahkan Dua Kapal Induk ke Timur Tengah, Ketegangan dengan Iran Meningkat
Gubernur Jateng Akui Darurat Sampah Meski Raih Penghargaan Nasional
Program Mastercard Strive Indonesia Lampaui Target, Sentuh Lebih dari 500 Ribu UMK