Kondisi ribuan warga di Kabupaten Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, benar-benar memprihatinkan pasca bencana alam. Mereka tak cuma butuh tempat berteduh, tapi juga kiriman bahan makanan untuk bertahan hidup.
Di sisi lain, proses evakuasi bagi mereka yang terisolasi masih terus berjalan.
Kepala BPBD Sumut, Tuahta Ramajaya Saragih, menegaskan apa yang paling dibutuhkan saat ini.
Menurutnya, kondisi serupa juga dialami oleh para korban banjir bandang di wilayah Sibolga dan Mandailing Natal. Di Tapteng saja, data yang terkumpul hingga pagi tadi menunjukkan lebih dari 4.100 jiwa terdampak. Angkanya cukup signifikan. Sementara di Sibolga, sekitar 400 orang juga merasakan dampaknya.
Artikel Terkait
Tiga Petinggi Pertamina Divonis 9-10 Tahun Penjara atas Korupsi Rp9,42 Triliun
Sidang Korupsi Minyak Mentah Berlanjut hingga Dini Hari, Enam Eks Petinggi Pertamina Divonis 9-10 Tahun Penjara
Kemenag-British Council Latih 613 Guru Bahasa Inggris Madrasah
Prabowo Berbuka Puasa Bersama Seluruh Pemimpin Uni Emirat Arab di Abu Dhabi