DNA Bocah Alvaro di Tenjo Masih Jadi Teka-Teki, Polisi: Tunggu Hasil Lab

- Rabu, 26 November 2025 | 13:15 WIB
DNA Bocah Alvaro di Tenjo Masih Jadi Teka-Teki, Polisi: Tunggu Hasil Lab

Identitas kerangka yang ditemukan di Tenjo, Bogor, masih menjadi misteri. Polisi mengaku belum bisa memastikan apakah itu benar jenazah Alvaro Kiano Nugroho, bocah berusia enam tahun yang hilang sejak Maret lalu. Mereka masih menunggu hasil tes DNA.

Kabar terbaru, sampel DNA pembanding baru saja diambil kemarin. Prosesnya butuh waktu.

"Kami masih menunggu proses dan informasi dari Puslabfor dan RS Polri," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, Rabu (26/11/2025).

Dia menambahkan, hasil antemortem dan tes DNA akan segera disampaikan begitu keluar. Tapi kapan persisnya? Itu masih jadi pertanyaan.

Sementara tim di lapangan tak berhenti bergerak. Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Nicolas Ary Lilipaly, menyebut personelnya masih dikerahkan ke lokasi penemuan. Mereka dibantu anjing pelacak untuk menyisir area tersebut.

Tujuannya jelas: mencari bagian jasad lain yang mungkin masih tercecer, seperti rahang atau tulang-belulang lainnya. Semua demi melengkapi bukti dan memastikan tidak ada yang terlewat dari TKP yang diduga sebagai tempat pembuangan jenazah Alvaro.

Menurut pengakuan tersangka, ceritanya begini. Alvaro diduga kuat sudah dibunuh pada 6 Maret 2025. Tapi jenazahnya tidak langsung dibuang.

Baru tiga hari kemudian, tepatnya tanggal 9 Maret, jasad itu dibawa ke kawasan Tenjo, Kabupaten Bogor. Kombes Budi Hermanto sebelumnya sudah mengonfirmasi hal ini berdasarkan pengakuan tersangka AI.

Lalu bagaimana bisa kerangka itu akhirnya ditemukan?

Semua berawal dari prarekonstruksi yang melibatkan tersangka. Saat itulah, kantong plastik berisi jenazah korban berhasil ditemukan.

Dari hasil pemeriksaan, tersangka AI mengaku membunuh Alvaro di rumahnya sendiri yang terletak di kawasan Tangerang. Setelah itu, jenazah sempat disembunyikan di garasi tepat di bawah mobil silver yang terparkir.

Kasat Reskrim Polres Metro Jaksel, AKBP Adrian Satrio Utomo, membeberkan kronologi pembuangannya. "Lalu tanggal 9 Maret 2025, jenazah itu dibuang menggunakan mobil di daerah Tenjo," ujarnya.

Kini, semua pihak masih menunggu kepastian dari hasil uji DNA. Harapannya, identitas kerangka itu segera terungkap, agar keluarga Alvaro mendapat kejelasan.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar