"Longsor juga terjadi di Kecamatan Purbatua sehingga mengakibatkan jalan akses desa terputus dan 1 unit rumah warga terdampak," tambahnya.
Sebelum semua ini terjadi, jembatan yang menjadi penghubung vital di jalan nasional di Kecamatan Simangumban sudah lebih dulu ambruk. Penyebabnya, banjir yang datang bersamaan.
Banjir itu sendiri tak hanya merobohkan jembatan. Di Desa Sitolu Bahal, Kecamatan Purbatua, puluhan rumah warga terendam air.
"Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan terjadinya banjir hingga mengakibatkan pergerakan tanah sehingga jembatan penghubung jalan nasional Tarutung-Sipirok terputus. Serta banjir juga terjadi di Desa Sitolu Bahal Kecamatan Purbatua sehingga menyebabkan puluhan rumah warga terendam banjir," papar Sri Wahyuni lagi, melengkapi gambaran situasi yang cukup memprihatinkan itu.
Artikel Terkait
Anak Terluka Diduga Akibat Peluru Nyasar, Latihan Militer Korsel Dihentikan Sementara
Lonjakan 247 Persen Pemudik Laut di Pelabuhan Tenau Kupang
Transjakarta Perpanjang Jam Operasi Bus Wisata Selama Libur Lebaran 2026
Kemenag Ingatkan Etika Berbuka Saat Mudik dan Anjurkan Manfaatkan Aplikasi Pusaka