Menurut Tirta, si pemilik rumah tercatat sudah lama menerima bantuan sosial dari pemerintah. Namun begitu, statusnya sekarang sudah berubah. Ia tak lagi masuk dalam daftar Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
"Artinya, selama ini dia memang menerima bantuan. Tapi sekarang sudah diputus. Stikernya pun sudah dicopot," tegasnya.
Soal proses pendataannya sendiri, Tirta menyebut itu wewenang penuh pendamping PKH yang berada di bawah Dinas Sosial dan Kementerian Sosial.
Sementara itu, dalam video yang beredar luas itu, terlihat seorang petugas perempuan sedang menempelkan stiker bertuliskan 'keluarga miskin penerima bansos' di kaca jendela. Latarnya berwarna hijau. Yang menarik, persis di sampingnya, terparkir sebuah mobil di dalam garasi.
Rumahnya sendiri, dari tampilan videonya, terlihat cukup kokoh dan bahkan bisa dibilang lumayan mewah untuk ukuran penerima bantuan sosial. Kontras sekali dengan stiker yang ditempelkan.
Artikel Terkait
Iftar Jamai, Tradisi Buka Puasa Bersama yang Pererat Silaturahmi di Ramadan
IKN Dapat Hibah AS Rp40 Miliar untuk Cetak Biru Smart City
Wamen Sosial Soroti Gap Pembangunan Sekolah Rakyat, Hanya 98 dari 166 Gedung Permanen yang Dipersiapkan
Anggota DPR Apresiasi Keberhasilan Hilirisasi Bawang Merah di Brebes