Suasana pagi di Jalan Abdul Gani, Cilodong, Depok, mendadak berubah mencekam Senin lalu. Tepatnya pukul 08.15 WIB, dua orang tak dikenal berboncengan dengan motor, mendatangi kawasan pertokoan itu. Mereka tampak serba hitam. Yang satu turun, mendekati sebuah motor yang terparkir di depan toko.
Dengan gerakan cepat, pelaku pertama mulai membongkar kontak motor tersebut. Sayang untuknya, aksi ini tak berlangsung mulus.
Seorang warga, yang belakangan diketahui berinisial L, melihat gerak-gerik mencurigakan itu melalui rekaman CCTV. Darahnya mendidih. Tanpa pikir panjang, L langsung keluar dari dalam toko untuk menghadang si pelaku. Dia berusaha menggagalkan niat jahat itu.
Namun begitu, situasi langsung berbalik seratus delapan puluh derajat.
Melihat kawannya dipergoki, pelaku kedua yang selama ini menunggu di atas motor, tak tinggal diam. Dengan sigap, pria itu mengeluarkan sebuah pistol. Bukan main. Senjata itu lantas diacungkannya ke arah saksi L, membuat suasana yang sudah tegang jadi makin genting.
Melihat ancaman senjata api yang mengarah padanya, L tentu saja tak bisa berbuat banyak. Nekad melawan jelas bukan pilihan. Dia pun memilih mundur dan masuk kembali ke dalam toko untuk menyelamatkan diri.
Memanfaatkan momen itu, kedua pelaku langsung kabur meninggalkan lokasi. Mereka menghilang begitu saja, membawa serta rasa aman warga yang sempat terusik.
AKP Made Budi, Kasi Humas Polres Metro Depok, membenarkan kejadian ini. Menurut penjelasannya, Selasa (25/11), saksi L awalnya mendapat informasi dari pantauan CCTV.
"Saksi L melihat CCTV bahwa ada dua orang yang datang ke toko sangat mencurigakan. Kemudian saksi L keluar dari dalam dengan maksud akan menghalangi aksi pencurian tersebut,"
"Namun saat akan mengejar pelaku ternyata pelaku mengeluarkan senjata api dan mengacungkan ke saksi L. Sehingga saksi L masuk ke dalam dan pelaku melarikan diri,"
Di sisi lain, Made memastikan bahwa kasus ini tidak dibiarkan begitu saja. Pihak kepolisian telah bergerak cepat untuk menyelidiki seluruh rangkaian kejadiannya.
"Sudah dalam penyelidikan,"
Begitulah. Aksi nekat dua pencuri motor yang berakhir dengan ancaman senjata ini masih menyisakan ketegangan. Semoga polisi segera menangkap mereka.
Artikel Terkait
Menteri Keuangan Israel Ultimatum Hamas: Serahkan Senjata atau Hadapi Pendudukan Gaza
Menlu RI Tegaskan Komitmen HAM dan Soroti Isu Palestina di Dewan HAM PBB
Ramadhan di Tenda Bencana: Solidaritas yang Tetap Hidup di Tengah Runtuhnya Rumah
Iran dan Rusia Sepakati Kesepakatan Senjata Rahasia Senilai Setengah Miliar Euro