Gus Fawait Tegaskan Tunjangan ASN Tak Dipotong di Tengah Kerumunan 14 Ribu Pegawai

- Selasa, 25 November 2025 | 08:55 WIB
Gus Fawait Tegaskan Tunjangan ASN Tak Dipotong di Tengah Kerumunan 14 Ribu Pegawai
Pesan Bupati di Tengah Kerumunan ASN

Suasana di Jember Sport Garden (JSG) pada Senin (24/11) sore itu terasa berbeda. Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) memadati area, bukan untuk sebuah upacara resmi, melainkan untuk Olahraga Sore Bersama atau OSMA. Di hadapan sekitar 14.000 orang, Bupati Jember Muhammad Fawait, atau yang akrab disapa Gus Fawait, menyampaikan beberapa pesan penting yang langsung meredam kecemasan sekaligus menyulut semangat.

Pesan pertama dan paling ditunggu adalah soal Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP). Di tengah koreksi APBD yang mencapai Rp 350 miliar angka yang tidak kecil banyak yang khawatir penghasilan mereka akan dipangkas. Gus Fawait dengan tegas menjawab kekhawatiran itu.

"TPP di Jember tidak akan kita potong. Ini komitmen pemerintah untuk menjaga semangat kerja panjenengan semua,"

kata Gus Fawait dalam keterangannya, Selasa (25/11/2025).

Ia mengakui bahwa sejumlah daerah lain memilih langkah pemotongan TPP untuk menyesuaikan belanja. Tapi Jember, katanya, tidak akan ikut jalan itu. Komitmen ini ia berikan dengan satu harapan balasan: peningkatan kinerja, penguatan pelayanan publik, dan penggunaan setiap rupiah anggaran secara efektif.

Namun begitu, pesannya tidak berhenti di situ. Gus Fawait lantas beralih pada semangat kebersamaan. Menurutnya, OSMA ini bukan sekadar ajang olahraga biasa. Ini adalah wadah untuk membangun solidaritas birokrasi di tenging kompleksnya tantangan pembangunan sekarang.

"Keberhasilan Jember tidak ditentukan satu orang. Kita harus bergerak bersama, bekerja jujur, cepat, dan produktif,"

tegasnya.

Dia merasa Jember punya modal besar untuk kembali menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur. Tapi itu semua hanya bisa terwujud jika seluruh ASN bersatu dan bergerak dalam visi yang sama.

Di sisi lain, ada juga ajakan yang lebih praktis dan langsung bisa dijalankan. Gus Fawait meluncurkan gerakan promosi pariwisata Jember yang akan dilakukan serentak setiap Jumat. Caranya? Lewat media sosial masing-masing ASN.

"Mulai Jumat ini, kita promosikan pariwisata Jember bersama-sama. Dari Watu Ulo sampai destinasi lain, tunjukkan bahwa Jember layak dikunjungi,"

ajaknya.

Dia menyoroti konektivitas Jember yang kini semakin baik terhubung dengan Jakarta, Bali, dan kota-kota besar lain. Itu adalah peluang emas yang harus dimanfaatkan untuk mendongkrak daya tarik wisata. Gerakan ini tidak hanya untuk ASN, tapi diharapkan bisa melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Melalui OSMA, Pemkab Jember ingin menegaskan tiga hal: TPP ASN aman, Jember harus dibangun bersama, dan promosi wisata adalah tugas semua orang. Dengan kekuatan 14.000 ASN, Gus Fawait optimis Jember bisa kembali maju, kompetitif, dan dikenal di tingkat nasional.

JSG sendiri dipilih sebagai lokasi bukan tanpa alasan. Tempat ini disebut Gus Fawait sebagai 'GBK-nya Jember', sebuah simbol kesiapan daerah untuk bangkit dan bersaing. Sebuah area yang mencerminkan kapasitas besar Jember dalam menyelenggarakan kegiatan masyarakat.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar