Suasana di Jember Sport Garden (JSG) pada Senin (24/11) sore itu terasa berbeda. Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) memadati area, bukan untuk sebuah upacara resmi, melainkan untuk Olahraga Sore Bersama atau OSMA. Di hadapan sekitar 14.000 orang, Bupati Jember Muhammad Fawait, atau yang akrab disapa Gus Fawait, menyampaikan beberapa pesan penting yang langsung meredam kecemasan sekaligus menyulut semangat.
Pesan pertama dan paling ditunggu adalah soal Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP). Di tengah koreksi APBD yang mencapai Rp 350 miliar angka yang tidak kecil banyak yang khawatir penghasilan mereka akan dipangkas. Gus Fawait dengan tegas menjawab kekhawatiran itu.
"TPP di Jember tidak akan kita potong. Ini komitmen pemerintah untuk menjaga semangat kerja panjenengan semua,"
kata Gus Fawait dalam keterangannya, Selasa (25/11/2025).
Ia mengakui bahwa sejumlah daerah lain memilih langkah pemotongan TPP untuk menyesuaikan belanja. Tapi Jember, katanya, tidak akan ikut jalan itu. Komitmen ini ia berikan dengan satu harapan balasan: peningkatan kinerja, penguatan pelayanan publik, dan penggunaan setiap rupiah anggaran secara efektif.
Namun begitu, pesannya tidak berhenti di situ. Gus Fawait lantas beralih pada semangat kebersamaan. Menurutnya, OSMA ini bukan sekadar ajang olahraga biasa. Ini adalah wadah untuk membangun solidaritas birokrasi di tenging kompleksnya tantangan pembangunan sekarang.
"Keberhasilan Jember tidak ditentukan satu orang. Kita harus bergerak bersama, bekerja jujur, cepat, dan produktif,"
tegasnya.
Artikel Terkait
Prabowo Pilih Bermalam di IKN Usai Agenda Haru di Kalimantan
Bus Transjakarta Tabrak Tiang Listrik di Tanjung Barat, Satu Penumpang Terluka
SBY Tegaskan di Puncak Natal Demokrat: Mataharinya Hanya Satu, AHY
Serang Bergerak Cepat: Dapur Umum hingga Bantuan Perbaikan Rumah untuk Warga Terdampak Banjir