Dia merasa Jember punya modal besar untuk kembali menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur. Tapi itu semua hanya bisa terwujud jika seluruh ASN bersatu dan bergerak dalam visi yang sama.
Di sisi lain, ada juga ajakan yang lebih praktis dan langsung bisa dijalankan. Gus Fawait meluncurkan gerakan promosi pariwisata Jember yang akan dilakukan serentak setiap Jumat. Caranya? Lewat media sosial masing-masing ASN.
"Mulai Jumat ini, kita promosikan pariwisata Jember bersama-sama. Dari Watu Ulo sampai destinasi lain, tunjukkan bahwa Jember layak dikunjungi,"
ajaknya.
Dia menyoroti konektivitas Jember yang kini semakin baik terhubung dengan Jakarta, Bali, dan kota-kota besar lain. Itu adalah peluang emas yang harus dimanfaatkan untuk mendongkrak daya tarik wisata. Gerakan ini tidak hanya untuk ASN, tapi diharapkan bisa melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Melalui OSMA, Pemkab Jember ingin menegaskan tiga hal: TPP ASN aman, Jember harus dibangun bersama, dan promosi wisata adalah tugas semua orang. Dengan kekuatan 14.000 ASN, Gus Fawait optimis Jember bisa kembali maju, kompetitif, dan dikenal di tingkat nasional.
JSG sendiri dipilih sebagai lokasi bukan tanpa alasan. Tempat ini disebut Gus Fawait sebagai 'GBK-nya Jember', sebuah simbol kesiapan daerah untuk bangkit dan bersaing. Sebuah area yang mencerminkan kapasitas besar Jember dalam menyelenggarakan kegiatan masyarakat.
Artikel Terkait
Fadli Zon dan Dubes Uruguay Bahas MoU Kerja Sama Kebudayaan
Gubernur DKI Gratiskan Transportasi Umum Saat Idul Fitri
Gubernur DKI Targetkan Transaksi Ramadan-Lebaran 2026 Tembus Rp 15 Triliun Lewat Jakarta Festive Wonder
Pelajar SMP Tewas Usai Perang Sarung di Grobogan, Enam Remaja Diamankan