Isu tentang apakah Jawa Tengah akan kembali memberlakukan sekolah enam hari atau tetap bertahan dengan lima hari, ramai sekali diperbincangkan belakangan ini. Baik di media sosial maupun obrolan warung kopi, topik ini seolah tak ada habisnya.
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, akhirnya angkat bicara. Ia mengaku telah menindaklanjuti dinamika yang berkembang di masyarakat tersebut.
"Kami menindaklanjuti dinamika yang ramai dibahas di masyarakat dan media sosial, apakah Jateng akan kembali menerapkan lima atau enam hari sekolah,"
kata Taj Yasin dalam sebuah keterangan tertulis, Senin (24/11/2025). Pernyataan ini disampaikannya usai memimpin Rapat Evaluasi Jumlah Hari Sekolah per Minggu di kompleks Kantor Gubernur Jateng.
Nah, untuk memutuskan hal yang sedemikian penting, Taj Yasin tak mau gegabah. Ia memastikan akan melibatkan banyak pihak. Berbagai stakeholder akan diajak duduk bersama untuk mengkaji dampaknya dari segala sisi. Hasil dari kajian mendalam inilah yang nantinya menjadi pijakan untuk mengambil kebijakan.
Artikel Terkait
Pemerintah Tetapkan Libur Panjang Maret 2026, Nyepi dan Idul Fitri Berdekatan
Anak Temukan Orang Tua Tewas dan Terluka Diduga Korban Perampokan di Bekasi
Presiden Prabowo Panggil Menteri Bahas Dampak Ketegangan Timur Tengah pada Pasokan Minyak
Kemendikdasmen Cairkan Rp 411,4 Miliar untuk Revitalisasi 1.741 Sekolah Pascabencana di Sumatra