Yogyakarta bakal jadi tuan rumah peringatan puncak Hari Antikorupsi Sedunia tahun ini. Ini pertama kalinya acara yang rutin digelar setiap 9 Desember itu berpindah dari Jakarta.
Nah, yang menarik, KPK berencana mengundang Presiden Prabowo Subianto untuk hadir dalam acara tersebut. "Semoga bisa hadir. Ya semoga rencana begitu (Prabowo datang ke Jogja)," ujar Wakil Ketua KPK Ibnu Basuki Widodo di Gedung C1 KPK, Jakarta Selatan, Senin (24/11/2025).
Soal persiapan, Ibnu mengaku pihaknya masih mengkaji rangkaian acara. Mereka bahkan masih mempertimbangkan untuk menampilkan pameran barang-barang sitaan hasil korupsi. "Insyaallah akan kita adakan sebaik mungkin. Apakah kalau nanti kan, kalau misalkan iya nanti ditayangkan, kalau memang benar-benar ada. Nanti kita tanyakan lagi," tambahnya.
Keputusan memindahkan lokasi peringatan ini sebenarnya sudah diumumkan sejak akhir Oktober lalu. "Tahun ini rangkaian kegiatan tersebut rencana akan berpusat di Yogyakarta," kata Jubir KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Selasa (28/10).
Lantas, apa alasan KPK memilih Jogja? Ternyata, ada beberapa pertimbangan.
Artikel Terkait
Mengenal Uang Kartal dan Giral: Perbedaan Penerbit, Bentuk, dan Kekuatan Hukum
Proyek Jalan Desa di Pandeglang Rampung, Namun Bronjong Penahan Tanah Alami Penurunan
BTN Siapkan KPR Bundling, Biayai Rumah dan Perabotan dalam Satu Akad
Ibas Buka Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Jawa Barat