"Ini tentunya tidak dimaksudkan untuk kebutuhan ambisi teritorial, tetapi semata-mata untuk menjaga keutuhan wilayah dan pengamanan serta menyelamatkan kepentingan nasional," jelasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya melindungi aset strategis negara. Wilayah nasional kita terdiri dari 514 kabupaten, dan di dalamnya terdapat industri-industri kunci yang pengaruhnya sangat besar terhadap kedaulatan.
"Serta menjaga industri strategis yang mempunyai kaitan dengan kedaulatan negara," imbuhnya. "Sebagai contoh, kilang dan terminal Pertamina, ini juga bagian yang tidak terpisahkan daripada gelar kekuatan kita."
Jadi, intinya adalah penguatan. TNI dituntut untuk semakin solid, dan pembangunan batalyon ini adalah jawabannya. Semua demi menjaga kedaulatan negara di setiap jengkal tanah air.
Artikel Terkait
Percikan di Pom Mini Picu Kobaran, Warung di Bogor Ludes Rp 100 Juta
Truk Tersangkut Kabel, Jalan Menjangan Raya Lumpuh Total
PDIP Tahan Sikap Soal Pilkada Lewat DPRD, Tunggu Rakernas 2026
Polisi Amankan Lima Tersangka dalam Jaringan Senjata Api Ilegal