Operasi Zebra 2025 Catat Ratusan Ribu Pelanggaran, Teguran Manusiawi Jadi Andalan

- Minggu, 23 November 2025 | 16:15 WIB
Operasi Zebra 2025 Catat Ratusan Ribu Pelanggaran, Teguran Manusiawi Jadi Andalan

Operasi Zebra 2025 memasuki hari keenam dengan intensitas yang masih sangat tinggi. Polisi mencatat ada 449.753 perkara pelanggaran lalu lintas yang ditindak hanya dalam satu hari, Sabtu (22/11). Meski angka ini besar, pendekatan humanisme tetap jadi prioritas.

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menegaskan, penegakan hukum harus berjalan profesional. Hal ini sesuai arahan Kapolri Jenderal Listvo Sigit Prabowo.

"Penegakan hukum harus tetap profesional dan proporsional serta menjaga etika pelayanan publik," ujar Irjen Agus kepada wartawan, Minggu (23/11/2025).

Tujuan utama operasi ini jelas: menciptakan keamanan di jalan menjelang libur Natal dan Tahun Baru. Fokusnya ada tiga hal: edukasi, pengawasan, dan penegakan hukum yang berbasis data.

Dari total penindakan, teknologi memegang peranan penting. ETLE statis mencatat 43.152 perkara, sementara ETLE mobile mencatat 35.569 perkara. Angka ini menunjukkan pemanfaatan teknologi yang masif untuk menciptakan transparansi.

Namun begitu, pendekatan manusiawi tidak dilupakan. Buktinya, ada 360.354 teguran yang diberikan kepada para pelanggar, menunjukkan bahwa teguran lisan masih menjadi pilihan sebelum tindakan tegas.

Di sisi lain, perhatian juga tertuju pada kelompok rentan, terutama pejalan kaki. Irjen Agus meminta jajarannya memberikan perhatian ekstra pada keselamatan mereka, selain tentu saja menindak tegas balap liar.

"Balap liar dan keselamatan pejalan kaki memerlukan patroli yang disiplin serta pendekatan yang mampu membaca pola kelompok rawan," tegas Kakorlantas.

Pernyataannya ini dibuktikan dengan angka. Kegiatan keselamatan pejalan kaki meningkat jadi 1.411 kegiatan di hari keenam. Patroli dan pengawasan difokuskan di zona sekolah, pasar, persimpangan rawan, dan pusat keramaian lainnya. Ini bukti nyata bahwa kelompok rentan memang jadi prioritas.

Sementara untuk balap liar, penertiban digencarkan. Tercatat 538 kegiatan dilakukan, dengan 567 kendaraan roda dua berhasil diamankan. Langkah ini penting untuk menekan angka kecelakaan, mengingat data hari itu mencatat 1.134 kejadian lakalantas.

Irjen Agus berpesan agar seluruh jajaran menjaga ritme dan memastikan setiap intervensi di lapangan berdampak nyata bagi keselamatan masyarakat. Intinya, kerja keras ini harus terasa hasilnya di jalan.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar