Di Surabaya, dini hari Minggu (23/11/2025), suasana tampak tenang. Namun, di tengah hiruk-pikuk informasi yang beredar, KH Yahya Cholil Staquf atau yang akrab disapa Gus Yahya justru menyatakan sesuatu yang mengejutkan. Ia mengaku sama sekali belum menerima surat fisik yang memintanya mundur dari jabatan Ketua Umum PBNU.
"Saya belum menerima secara fisik surat apapun dari Syuriah," tegasnya. "Sampai sekarang secara fisik belum menerima."
Menurut Gus Yahya, karena surat fisiknya tak kunjung tiba, maka dokumen yang dimaksud belum bisa dianggap memenuhi standar. Di sisi lain, ia juga menyoroti keanehan dari surat yang sudah terlanjur viral di media sosial itu.
Dia menjelaskan, untuk dokumen resmi organisasi seperti PBNU, seharusnya menggunakan tanda tangan digital. Tanda tangan jenis ini punya jejak audit yang jelas kapan ditandatangani dan oleh siapa. Sedangkan yang beredar justru memakai tanda tangan manual.
Artikel Terkait
Kemenkeu Beri Pendampingan Hukum untuk Pejabat Pajak yang Terjerat OTT KPK
Dewan Keamanan PBB Gelar Sidang Darurat, Bahas Serangan Rusia yang Lumpuhkan Pemanas Kyiv
DPR Serahkan Eksekusi Rehabilitasi Pascabencana Sumatera ke Satgas Tito
Proyektor dan Kipas Angin Raib Digasak Maling di SDN Rumpin