Rambut 2025: Bukan Sekadar Gaya, Tapi Pernyataan Diri

- Kamis, 01 Januari 2026 | 21:30 WIB
Rambut 2025: Bukan Sekadar Gaya, Tapi Pernyataan Diri

Tahun 2025, potongan rambut bukan lagi sekadar soal gaya. Bagi banyak perempuan, ia telah berubah jadi pernyataan sikap tentang keberanian, kebebasan, dan akhirnya, penerimaan terhadap diri sendiri. Kalau kita lihat lebih dekat, tren yang berjalan dari salon hingga jalanan ini sebenarnya mencerminkan pergeseran besar dalam cara kita memaknai kecantikan. Mulai dari potongan klasik yang dihidupkan kembali, sampai gaya eksperimental yang benar-benar berani.

Hidup di dunia yang serba cepat dan penuh tuntutan, banyak perempuan kini lebih memilih gaya rambut yang personal sekaligus fungsional. Intinya bukan cuma untuk tampil trendi, lho. Lebih dari itu, ini soal merasa nyaman dalam kulit sendiri. Rambut yang terlihat hidup, gampang dirawat, dan sesuai karakter jadi prioritas utama tentu saja, tanpa mengorbankan sisi stylish.

Nah, menurut para hairstylist ternama, 2025 adalah tahunnya fleksibilitas. Potongan rambut yang bisa tampil rapi tanpa usaha berlebihan, tapi tetap punya karakter kuat. Dari catwalk hingga gaya sehari-hari, inilah beberapa potongan yang mendefinisikan semangat tahun ini.

The ‘Bieber’ Bob

Bob memang selalu punya tempat. Tapi di 2025, versi yang paling mencuri perhatian adalah jawline bob, atau yang akrab disebut ‘Bieber bob’. Potongannya jatuh tepat di garis rahang, memberi kesan tegas, modern, dan chic yang effortless. Terinspirasi gaya Hailey Bieber, potongan ini langsung diburu perempuan-perempuan urban.

Hairstylist Dominika Langbråten bilang, ini adalah evolusi dari bob klasik yang lebih berani dan dramatis.

"Struktur yang tajam membuat wajah terlihat lebih sculpted, terutama untuk yang punya wajah oval atau angular," katanya. Meski terkesan minimal, justru potongan inilah yang bisa menonjolkan fitur wajah secara maksimal.

Di sisi lain, Bieber bob juga soal kepraktisan. Mudah ditata, rapi tanpa ribet, dan selalu terlihat polished. Ia seperti jadi simbol bagi perempuan modern yang dinamis.

Long Lived-in Layers dan Fluffy ‘70s Curls

Buat kamu yang berambut panjang, 2025 menghadirkan kembali nuansa retro. Lewat long lived-in layers dan fluffy curls ala 1970-an, rambut berlapis yang jatuh alami ini memberi kesan santai, bebas, dan penuh karakter. Rambut tak harus sempurna untuk terlihat cantik.

Robert Preston, seorang hairstylist, bilang gaya ini cocok untuk yang ingin tampil effortless tapi tetap stylish.

"Layer yang tumbuh alami justru makin bagus seiring waktu," ujarnya. Itu yang membuatnya jadi pilihan ideal buat perempuan dengan jadwal super padat.

Sementara itu, fluffy curls menghadirkan sentuhan glamor klasik. Besar, bervolume, dan penuh energi. Gaya ini merayakan tekstur alami rambut dan mengajak kita untuk berdamai dengan bentuk asli rambut sendiri.


Halaman:

Komentar