Karena itu, rencana ke depan, Pemprov Jateng bakal berkolaborasi dengan Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang. Mereka akan mengembangkan hybrid sea wall lagi, kali ini di area yang membentang dari Demak sampai Kedung, Jepara.
Tak hanya itu, Gus Yasin menegaskan komitmen Pemprov Jateng untuk mendukung program pemerintah pusat dalam mengatasi abrasi. Saat ini, pusat sendiri sedang membangun giant sea wall yang sudah diluncurkan presiden, membentang dari Banten hingga Jawa Timur.
Di akhir pernyataannya, Gus Yasin memberikan apresiasi khusus. Ia menyoroti peran DPW GPK Jateng yang menginisiasi Madrasah Alam dan Pasukan Hijau. Menurutnya, partisipasi mereka sangat berarti dalam upaya menjaga lingkungan.
Hal senada diungkapkan Ketua GPK Jateng, Haizul Maarif. Ia menjelaskan bahwa para kadernya telah menjadi peserta madrasah alam dan terlibat langsung dalam aksi nyata pelestarian lingkungan.
"Gerakan tanam mangrove ini merupakan spirit bagi kami agar menjadi agen lingkungan di wilayah masing-masing," pungkasnya penuh semangat.
Artikel Terkait
Kejati Riau Geledah Kantor KSOP dan Pelindo Dumai Terkait Dugaan Tindak Pidana Kepelabuhanan
Trump Klaim Presiden Xi Jinping Setop Pengiriman Senjata ke Iran
TNI AU Gelar Bazar Murah di Makassar untuk Rayakan HUT ke-80
Kru Ambulans Dikerjai, Panggilan Darurat Dijadikan Modus Penagihan Utang