Sebelum klarifikasi ini muncul, video Ape sedang marah-marah itu sudah lebih dulu menyebar. Dalam narasinya, disebutkan bahwa aksi protes Ape dipicu oleh ketidaklayakan menu yang menurutnya sudah berbau tidak sedap. Kejadian ini sendiri berlangsung di sebuah SD Negeri.
Dengan emosi yang masih membara, Ape terlihat memegang kotak makanan sambil berbicara dalam bahasa daerah. "Anak aing dibere nu kieu, warga aing dibere nu kieu tah!" serunya, yang kurang lebih berarti anak dan warga sekitarnya diberi makanan seperti ini.
Ia menunjukkan isi kotak makanan itu: nasi, buah anggur, sepotong ikan, kacang, dan sayur tauge. Menurut penilaiannya, hidangan itu sama sekali tidak memenuhi standar. "Teu layak ieu teu layak!" ucapnya lagi, menegaskan bahwa menu tersebut tidak layak disajikan.
Di sisi lain, Kapolsek Cibungbulang Kompol Heri Hermawan turut mengonfirmasi insiden ini. Menurutnya, kasus ini sudah menemui titik terang. "Semua sudah diselesaikan dengan baik. Pelaku juga sudah menyampaikan permohonan maafnya," kata Heri, menutup pembicaraan.
Artikel Terkait
PT Wana Rimba Nusantara Buka Lowongan Finance & Administration Officer hingga 23 April 2026
Polisi Janji Usut Bandar Narkoba Usai Aksi Warga Bakar Rumah di Rokan Hilir
ADA Band Rilis Selalu Ada, Refleksi Kedewasaan Setelah Tiga Dekade Berkarya
Lebaran Betawi 2026 Ramaikan Lapangan Banteng, Usung Tema Perkokoh Persatuan