Sebelum klarifikasi ini muncul, video Ape sedang marah-marah itu sudah lebih dulu menyebar. Dalam narasinya, disebutkan bahwa aksi protes Ape dipicu oleh ketidaklayakan menu yang menurutnya sudah berbau tidak sedap. Kejadian ini sendiri berlangsung di sebuah SD Negeri.
Dengan emosi yang masih membara, Ape terlihat memegang kotak makanan sambil berbicara dalam bahasa daerah. "Anak aing dibere nu kieu, warga aing dibere nu kieu tah!" serunya, yang kurang lebih berarti anak dan warga sekitarnya diberi makanan seperti ini.
Ia menunjukkan isi kotak makanan itu: nasi, buah anggur, sepotong ikan, kacang, dan sayur tauge. Menurut penilaiannya, hidangan itu sama sekali tidak memenuhi standar. "Teu layak ieu teu layak!" ucapnya lagi, menegaskan bahwa menu tersebut tidak layak disajikan.
Di sisi lain, Kapolsek Cibungbulang Kompol Heri Hermawan turut mengonfirmasi insiden ini. Menurutnya, kasus ini sudah menemui titik terang. "Semua sudah diselesaikan dengan baik. Pelaku juga sudah menyampaikan permohonan maafnya," kata Heri, menutup pembicaraan.
Artikel Terkait
Setahun Pimpin Semarang, Agustina-Iswar Catat Kemajuan Kesehatan dan Penurunan Kemiskinan
Kemlu Pastikan Seluruh WNI di Meksiko dalam Kondisi Baik Meski Situasi Sempat Memanas
Dua Pencuri Motor Diringkus Warga dan Aparat di Bogor Utara Dini Hari
Polisi Amankan 11 Anggota Komunitas Motor Diduga Rusak Portal JLNT Casablanca untuk Konten