"Cosmic solidarity, agar semua saling menghormati antarsesama manusia dan alam serta lingkungan yang telah memberikan kontribusi juga untuk kehidupan kita," jelasnya.
Prinsip etika lingkungan itu, dalam pandangannya, menegaskan bahwa manusia adalah bagian integral dari alam semesta. Bukan penguasa, tapi mitra yang harus hidup harmonis.
Jenderal bintang dua yang kerap disapa Herimen ini melihat penanaman pohon sebagai investasi jangka panjang. Hasilnya mungkin belum terasa sekarang, tapi lima atau sepuluh tahun mendatang, baru akan dirasakan manfaatnya. Dengan nada penuh keyakinan, ia pun berujar, "Menanam satu pohon sama dengan menanam seribu harapan."
Hari itu, di tepian danau, harapan itu ditanamkan satu per satu. Bukan hanya untuk hari ini, tapi untuk Riau yang lebih hijau dan lestari di masa depan.
Artikel Terkait
Massa Amuk Minibus Ugal-ugalan yang Tabrak Motor dan Mobil Polisi di Jakarta Pusat
Pemerintah Izinkan Impor 580 Ribu Ekor Ayam Indukan AS Senilai Rp335 Miliar
Polisi Gagalkan Peredaran Narkoba Etomidate Lewat Vape di Jakarta Pusat
BSKDN Perkuat Peran Analis Kebijakan sebagai Think Tank Daerah