Untungnya, di India tidak ada laporan langsung mengenai korban jiwa atau kerusakan parah. Situasinya berbeda sama sekali di Bangladesh.
Gempa di pagi hari libur itu jelas memicu kepanikan massal. Di negara berpenduduk 170 juta jiwa ini, banyak orang sedang berada di rumah. Saksi mata dari AFP di Dhaka menyaksikan langsung suasana mencekam; beberapa orang menangis di jalanan, sementara yang lain terpaku tak percaya.
Korban jiwa pun berjatuhan. Departemen kesehatan setempat mengonfirmasi tiga orang meninggal, salah satunya adalah seorang mahasiswa kedokteran. Situasinya dianggap cukup serius sehingga USGS sempat mengeluarkan peringatan tentang potensi "korban jiwa yang signifikan" serta kerusakan yang luas.
Artikel Terkait
Satgas Rehabilitasi Bencana Sumatera Pastikan Bantuan Hunian dan Dapur Umum di Huntara
Gus Yaqut Hadiri Sidang Praperadilan Pertama Terkait Kasus Kuota Haji
DPR Minta Penundaan Impor Kendaraan India untuk Program Koperasi Desa
Sahur On the Road Ilegal di Jombang Picu Kontroversi