Dari sepuluh jenazah yang ditemukan, dua di antaranya ternyata hanya berupa bagian tubuh. Bagian tubuh ini nantinya akan melalui proses identifikasi untuk memastikan siapa korban yang sebenarnya.
Di sisi lain, perhatian juga dialihkan untuk memastikan para pengungsi memiliki tempat tinggal sementara. Hunian sementara atau huntara sudah dipersiapkan. Material untuk pembangunannya dikabarkan sedang dalam perjalanan, dengan target pembangunan yang cepat dan langsung bisa ditempati.
"Ini persiapan dibangun, karena material dari pusat dari BNPB yang menyiapkan huntara itu sudah dalam perjalanan," papar Bergas. "Informasi yang saya terima, yang Majenang sudah mulai masuk fabrikasinya. Biar cepat, fabrikasi, langsung bangun, langsung jadi, langsung ditempati," tambahnya, menggambarkan upaya percepatan yang dilakukan.
Artikel Terkait
Kapolda Riau Serukan Kewajiban Moral Kolektif dalam Festival Seni Konservasi Gajah
12 Pejabat Tulungagung Diperiksa KPK di Jakarta, Termasuk Adik Bupati
KPK Tetapkan Bupati Tulungagung Tersangka, Sita Uang Rp335 Juta dan Sepatu Louis Vuitton Rp129 Juta
KPK Ungkap Kepala OPD di Tulungagung Terpaksa Berutang Penuhi Jatah Bupati