Karena itu, harapannya sederhana: para pengunjung tidak hanya terpukau pada produk internasional, tapi juga memberi perhatian lebih pada karya lokal. Dukungan daerah, dalam pandangannya, punya peran krusial bagi perkembangan kerajinan nasional.
Tri juga menambahkan satu hal penting. Melalui fashion atau produk kreatif lainnya, kolaborasi dengan negara lain bisa jadi sumber inspirasi. Bukan untuk menjiplak, tapi untuk memperkaya khazanah kreativitas.
Yang tak kalah penting, ia menegaskan, kepercayaan diri dalam berkarya adalah kunci. Dengan itu, produk Indonesia bisa jadi tren dan digemari masyarakat. “Ini wadah yang baik untuk para UMKM untuk dikenal masyarakat dan juga mempromosikan produknya,” pungkasnya. Wadah yang membuka peluang, sekaligus membangun rasa percaya diri.
Artikel Terkait
Bareskrim Beri Penghargaan kepada 63 Personel Imigrasi hingga Lapas Atas Sinergi Ungkap Kasus Narkoba
Gubernur DKI Minta Warga Laporkan Diri Sebelum Mudik Lebaran
Balita 4 Tahun di Surabaya Disiksa Paman dan Bibi, Rambut Dibotaki hingga Diberi Makanan Kucing
Damkar Singkep Lepaskan Cincin yang Terjepit di Jari Warga Selama Enam Bulan