Dari keterangan yang berhasil dihimpun, tiga dari korban tewas berasal dari satu keluarga yang sama. Sebuah rumah di timur Khan Yunis menjadi sasaran, merenggut nyawa seorang bayi perempuan berusia satu tahun beserta dua keluarganya. Satu korban lainnya tewas di kota Abasan al-Kabira, tak jauh dari lokasi pertama.
Suara tembakan artileri masih terdengar di Khan Yunis, menurut seorang sumber di Kementerian Dalam Negeri Gaza yang dikelola Hamas. Situasinya masih mencekam.
Serangan ini terjadi di dekat apa yang disebut Garis Kuning batas di dalam Jalur Gaza tempat pasukan Israel menarik diri ke posisi timur, sesuai kesepakatan gencatan senjata yang dimediasi AS. Di sisi lain, militer Israel membenarkan serangan tersebut. "Kami mengetahui adanya serangan di sebelah timur Garis Kuning yang dilakukan untuk menghancurkan infrastruktur teror," begitu pernyataan mereka kepada AFP.
Artikel Terkait
MRP Papua Tengah Desak Pemerintah Ubah Pendekatan Keamanan di Papua
Mediasi Rachel Vennya dan Okin Mulai Berjalan, Ada Titik Terang Damai
Dewi Perssik Laporkan Penyalahgunaan Data Pribadi untuk Akun Palsu ke Polda Metro Jaya
Premanisme di Tanah Abang: Pedagang Bakso Jadi Sasaran, Polda Metro Jaya Janji Tindak Tegas