Pentingnya Literasi Digital bagi Orang Tua
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) turut mendorong agar orang tua melek media. Seringkali, orang tua baru menyadari anaknya terpapar radikalisme setelah kasusnya terungkap ke permukaan.
Ratna Susianawati, Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak Kementerian PPPA, mengatakan bahwa orang tua sering kali terlambat mendeteksi perubahan perilaku anak. Karena itu, sensitivitas orang tua dalam mengawasi tumbuh kembang anak menjadi sangat penting.
Membangun Komunikasi dan Komitmen dengan Anak
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengimbau orang tua untuk tidak mengabaikan aktivitas anak, baik di dunia nyata maupun di ranah digital. Margaret Aliyatul, Ketua KPAI, menekankan pentingnya komunikasi yang baik antara orang tua dan anak.
Orang tua disarankan untuk memeriksa grup-grup yang diikuti anak di media sosial. Lebih baik lagi jika orang tua membuat kesepakatan bersama anak mengenai pemeriksaan perangkat elektronik yang dilakukan secara berkala.
Dengan kombinasi pengawasan, komunikasi, dan komitmen bersama, diharapkan anak-anak Indonesia dapat terhindar dari bahaya radikalisme dan rekrutmen terorisme yang mengintai di dunia maya.
Artikel Terkait
BMKG Prediksi Hujan Ringan Guyur Jakarta Siang hingga Sore Ini
Analis: Ancaman Penghancuran Total Trump ke Iran Berpotensi Picu Serangan Spektrum Luas
Perundingan Iran-AS di Islamabad Berlanjut Meski Perbedaan Masih Lebar
Pasokan Minyak Global Krisis, Harga Fisik Tembus Rekor Tertinggi