Peran Intelijen Militer Italia
Informasi tentang praktik mengerikan ini dilaporkan kepada Badan Intelijen Militer Italia (Sismi) pada awal 1994. Menurut kesaksian, Sismi mengetahui bahwa para turis safari terbang dari kota Trieste di perbatasan utara Italia sebelum menuju pegunungan sekitar Sarajevo.
Film Dokumenter Ungkap Fakta
Gavazzeni terinspirasi meneliti kasus ini setelah menonton film dokumenter "Sarajevo Safari" karya sutradara Slovenia Miran Zupanic tahun 2022. Dokumenter tersebut menuding pelaku safari penembak jitu berasal dari beberapa negara termasuk Amerika Serikat, Rusia, dan Italia.
Investigasi Terkini dan Tantangan
Jaksa anti-terorisme Alessandro Gobbis kini memeriksa kasus dengan tuduhan pembunuhan. Meski demikian, investigasi di Bosnia diyakini telah dihentikan oleh otoritas setempat. Sementara itu, mantan tentara Inggris yang bertugas di Sarajevo mengklaim tidak pernah mendengar tentang praktik tur penembak jitu ini.
Kasus safari penembak jitu Sarajevo ini terus dikembangkan sebagai salah satu kejahatan perang paling mengerikan yang melibatkan warga sipil sebagai pelaku untuk kesenangan semata.
Artikel Terkait
Warga Sarinah Sambut JPO Baru, Tuntut Fasilitas Tak Sekadar Slogan
KPK Amankan Delapan Orang dalam OTT Dugaan Suap Pengurangan Pajak
Dasco Desak BPS: Data Kerusakan Pascabencana Harus Rampung dalam Satu Minggu
Video Curhat Pekerja PJU Bogor: Gaji Rp 20 Juta Mandek, Dishub Klaim Sudah Bayar