Wali Kota memberikan saran bagi pelari yang tidak ingin difoto agar memberikan isyarat secara halus kepada fotografer. Langkah ini dinilai dapat mencegah timbulnya konflik di ruang publik.
"Mengingat fenomena pemotretan terhadap pelari ini menjadi viral dan dianggap mengganggu privasi, semua pihak perlu belajar agar tidak terjadi pelanggaran," tambahnya.
"Cara termudah adalah dengan memberi tanda kepada fotografer bahwa Anda tidak ingin aktivitasnya diabadikan," sambung Dedie.
Pemerintah Kota Bogor mengimbau para fotografer untuk menghormati privasi para pelari. Dedie menekankan pentingnya menciptakan kesepakatan tidak tertulis yang mengedepankan prinsip saling menghargai di ruang publik.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Segera Lantik Hakim MK Baru Pekan Ini
Rey Malawat Bantah Semua Tuduhan Istri dalam Kasus Pernikahan Sesama Jenis
TOBA Terbitkan Obligasi Rp175 Miliar untuk Modal Kerja di Tengah Transformasi
Kecelakaan Beruntun di Tol Jakarta-Tangerang Sebabkan Kepadatan Parah