Operasi Zebra Jaya 2025: Polisi Berlakukan Sistem Hunting di Semua Jalan Jakarta
Polda Metro Jaya resmi menggelar Operasi Zebra Jaya 2025. Operasi yang bertujuan meningkatkan kedisiplinan berlalu lintas ini akan berlangsung selama 14 hari penuh.
Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Dekananto, menyatakan bahwa Operasi Zebra Jaya tahun ini dilaksanakan dari tanggal 17 hingga 30 November 2025. Operasi ini melibatkan 2.939 personel gabungan yang berasal dari Satgas Polres, TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan.
Fokus utama Operasi Zebra Jaya adalah menekan angka pelanggaran lalu lintas untuk mengurangi tingkat kecelakaan. Berbeda dengan operasi sebelumnya, kali ini tidak ada titik razia yang bersifat statis atau stationer.
Pola Razia Hunting di Seluruh Ruas Jalan
Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Komarudin, menjelaskan bahwa pola yang digunakan adalah hunting. Ini berarti petugas akan secara aktif menyisir dan melakukan patroli di semua ruas jalan yang ada di wilayah Jakarta, tanpa menetapkan pos razia di tempat tertentu.
Operasi ini berjalan selama 24 jam non-stop dan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Masyarakat pengguna jalan diimbau untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas di mana pun berada.
Tilang Manual Sebagai Opsi Terakhir
Dalam penindakannya, polisi akan menerapkan tilang manual sebagai langkah akhir. Tilang manual ini hanya akan diberlakukan di lokasi-lokasi yang tidak terjangkau oleh kamera tilang elektronik (e-TLE).
Proses penegakan hukum diawali dengan langkah preemtif dan preventif, seperti memberikan teguran simpatik. Jika langkah tersebut tidak diindahkan, maka tindakan tilang akan dilakukan, baik secara manual, konvensional, maupun melalui sistem e-TLE.
Dengan digelarnya Operasi Zebra Jaya 2025 ini, Polda Metro Jaya berharap dapat menciptakan rasa aman dan tertib bagi seluruh pengguna jalan di Ibu Kota.
Artikel Terkait
Kurma di Bulan Ramadan: Manfaat Gizi di Balik Tradisi Berbuka
Kadin Sumut Apresiasi Capaian Satu Tahun Pemerintahan Bobby-Surya
Kebakaran Hanguskan Puluhan Kios di Pasar Rebo Purwakarta Dini Hari
Menteri Keuangan Israel Ultimatum Hamas: Serahkan Senjata atau Hadapi Pendudukan Gaza