Ledakan SMAN 72 Kelapa Gading: ABH Pelaku Sudah Dipindah dari ICU, Polisi Tunggu Pulih untuk Pemeriksaan

- Senin, 17 November 2025 | 07:50 WIB
Ledakan SMAN 72 Kelapa Gading: ABH Pelaku Sudah Dipindah dari ICU, Polisi Tunggu Pulih untuk Pemeriksaan

Polisi terus mendalami penyelidikan kasus ledakan yang terjadi di lingkungan SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara. Peristiwa ledakan di sekolah tersebut mengakibatkan puluhan siswa mengalami luka-luka. Seorang remaja yang berstatus sebagai Anak Berkonflik dengan Hukum (ABH) diduga kuat sebagai pelaku utama dalam insiden ini.

Kondisi kesehatan tersangka pelaku ledakan SMAN 72 menunjukkan perkembangan positif. Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, ABH telah dipindahkan dari ruang perawatan intensif (ICU) ke kamar rawat inap biasa. Pemindahan ini menandai perbaikan kondisi pelaku setelah sebelumnya menjalani perawatan intensif.

"ABH sudah dipindahkan ke kamar rawat inap yang sebelumnya di ICU," jelas Budi Hermanto pada hari Minggu (16/11/2025). Sebelumnya, pelaku mengalami kondisi yang cukup serius pasca-ledakan, termasuk mengalami dekompresi kepala yang memerlukan penanganan medis khusus.

Proses Pemeriksaan Menunggu Pemulihan Penuh Pelaku

Penyidik berencana segera memeriksa pelaku ledakan SMA 72 Kelapa Gading begitu kondisi kesehatannya dinyatakan pulih sepenuhnya. Kepastian ini disampaikan langsung oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya pada hari Sabtu (15/11/2025).

"Penyidik akan meminta keterangan yang bersangkutan jika sudah benar-benar pulih," tegas Kombes Budi Hermanto. Saat ini, proses pemeriksaan intensif belum dapat dilakukan mengingat kondisi kesehatan pelaku masih dalam pemantauan medis.

Keluarga Pelaku Turut Dimintai Keterangan

Sebagai bagian dari penyelidikan komprehensif, pihak kepolisian telah memulai proses pemeriksaan terhadap keluarga terdekat pelaku. Ayah dari ABH telah menjalani pemeriksaan pada hari Selasa (11/11) lalu.

Rencana pemeriksaan akan diperluas dengan memanggil kembali ayah pelaku bersama dengan kakak kandung pelaku pada minggu ini. "Diagendakan juga minggu depan (minggu ini) untuk meminta keterangan dari keluarga ABH, ayah dan kakak," ungkap Budi Hermanto kepada wartawan pada Senin (16/11/2025).

Sementara itu, pemeriksaan terhadap ibu kandung pelaku belum dapat dilakukan. Budi Hermanto mengonfirmasi bahwa ibunda pelaku saat ini masih berada di luar negeri, sehingga belum dapat dimintai keterangan terkait kasus ledakan di SMAN 72 Jakarta Utara ini.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar