Kaisar KKSP Tinjau Langsung dan Salurkan Bantuan untuk Korban Longsor Cilacap
Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Kaisar Kiasa Kasih Said Putra (Kaisar KKSP), melakukan kunjungan kerja langsung ke lokasi bencana tanah longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap. Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau dampak kerusakan sekaligus menyalurkan bantuan kepada warga yang menjadi korban musibah yang terjadi sejak Jumat lalu.
Perhatian untuk Korban yang Dirawat
Sebelum tiba di lokasi longsor, Kaisar KKSP terlebih dahulu mengunjungi korban yang sedang menjalani perawatan di RSUD Majenang. Ia menyampaikan kabar baik bahwa kondisi para korban yang dirawat tersebut mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan.
Peninjauan ke Lokasi Bencana Longsor
Di lokasi kejadian, Kaisar KKSP didampingi oleh Kepala Dusun (Kadus) Cibuyut, Ryan Hermawan, untuk melihat secara langsung area yang terdampak. Dari hasil peninjauannya, disimpulkan bahwa tingginya curah hujan dan kondisi lahan yang labil di sekitar tebing menjadi faktor pemicu utama terjadinya bencana tanah longsor ini. Kaisar KKSP mengungkapkan keprihatinan mendalamnya atas musibah yang menimpa warga di daerah pemilihannya.
Doa dan Dukungan untuk Korban yang Hilang
Kaisar KKSP juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendoakan para korban yang masih dinyatakan hilang atau tertimbun material longsor. Harapannya, para korban dapat segera ditemukan dan diberi ketabahan bagi keluarga yang ditinggalkan.
Komitmen Pemulihan dan Mitigasi Jangka Panjang
Menanggapi aspirasi warga, Kaisar KKSP berkomitmen untuk terus terlibat dalam proses pemulihan pascabencana. Ia meminta perangkat desa setempat untuk mendata segala kebutuhan mendesak warga dan berkoordinasi dengan instansi terkait guna mengatasi kendala yang dihadapi, termasuk upaya mitigasi bencana berkelanjutan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.
Data Kerusakan dan Kronologi Kejadian Longsor
Kadus Cibuyut, Ryan Hermawan, melaporkan data sementara kerusakan yang terjadi. Sebanyak 16 rumah terdampak, dengan rincian 9 unit di antaranya mengalami kerusakan berat. Lebih dari 200 Kepala Keluarga (KK) terpaksa mengungsi, termasuk 6 KK dari Dusun Cibuyut. Kronologi bencana diawali dengan tanda-tanda tanah amblas di dusun tetangga dua hari sebelum longsor besar terjadi. Meski telah ada upaya evakuasi, tidak semua warga sempat mengungsi sebelum longsor meluas.
Respons Positif dari Warga Terdampak
Salah seorang warga, Dede Eropurnomo, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas respon cepat dan bantuan yang diberikan oleh Kaisar KKSP. Bantuan sembako dan tunai yang disalurkan dinilai sangat meringankan beban warga. Ia juga mengapresiasi perhatian dan kesediaan Kaisar KKSP untuk mendengarkan secara langsung keluhan serta harapan warga di lokasi bencana.
Artikel Terkait
SBY Tegaskan Dunia Kini Masuki Era Multipolar, AS Tak Lagi Lone Ranger
Gubernur DKI Gelar Rapat Khusus Bahas Penataan Trotoar dan Lapangan Padel
Waktu Buka Puasa di Semarang Hari Ini Seragam Pukul 18.03 WIB
Pemprov DKI Impor 3.100 Sapi Australia untuk Tekan Inflasi Jelang Ramadan