Maudy Ayunda Buka Suara Soal Banjir Sumatra, Justru Diterpa Badai Kritik

- Jumat, 05 Desember 2025 | 10:50 WIB
Maudy Ayunda Buka Suara Soal Banjir Sumatra, Justru Diterpa Badai Kritik

Maudy Ayunda Akhirnya Bicara Soal Banjir Sumatra, Tapi Malah Dihujat

Diamnya cukup lama. Itulah yang akhirnya memantik kritik pedas terhadap Maudy Ayunda. Publik mempertanyakan, kenapa aktris dan pengusaha itu tak kunjung bersuara tentang bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Sumatra. Tekanan datang bertubi-tubi di media sosial.

Namun begitu, pada Kamis (4/12) lalu, Maudy akhirnya angkat bicara. Sayangnya, pernyataan itu tidak datang langsung dari akun pribadinya, melainkan melalui unggahan resmi From This Island merek perawatan kulit yang ia dirikan. Dalam postingan tersebut, Maudy menyoroti pengalamannya berkunjung ke Sintang, Kalimantan Barat.

Ia menggambarkan tekanan lingkungan yang dialami wilayah itu, mulai dari deforestasi, alih fungsi lahan, sampai degradasi ekosistem. Menurutnya, masalah serupa kini terlihat di banyak tempat di Indonesia.

Bencana di Sumatra, lanjutnya, adalah konsekuensi yang tak terhindarkan ketika alam terus-menerus diabaikan. Kita sering seenaknya merusak lingkungan tanpa memikirkan dampak jangka panjangnya.

"Melihat apa yang terjadi di Sumatra sekarang, kita belajar bahwa inilah salah satu konsekuensi ketika ekosistem terus-menerus tertekan. We took our nature for granted, and now the impact runs deep and felt across communities. This isn't just an environmental issue: it's a human one,"

Ungkapan itu ditulisnya. Tapi alih-alih mereda, gelombang kritik justru berlanjut. Banyak yang kecewa karena pernyataan itu dianggap bukan murni kepedulian, melainkan diselipkan dalam konteks promosi produk.

"Ini mah promosi product bukan speak up. Sorry,"
"Maudy, lu kalau galang dana mungkin bisa dapet lebih dari 10M 😢,"
"Fear of losing sales and followers? But thanks anyway😌,"

Sebelumnya, kemarahan netizen memang sudah memuncak. Maudy dinilai memiliki pengaruh besar yang bisa menggerakkan publik untuk membantu korban bencana. Diamnya yang lama membuat sebagian orang mencapnya sebagai "tone deaf" tidak peka dengan situasi sekitar.

"Princess tone deaf😍,"
"Aku kira kakak sayang sama tanah air kakak, aku kira kakak orang yang bakal jadi paling depan ngutarain issue sosial... :\"("

Jadi, meski sudah mencoba bersuara, tanggapan Maudy justru memantik dua lapis kritik: soal keterlambatan dan soal medium yang dipilih. Di satu sisi, ia diharapkan vokal. Di sisi lain, caranya menyampaikan pesan dinilai kurang tepat. Situasi yang memang sulit, sih.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar