Kondisi di Dusun Pamekaran
Sementara itu, dampak yang lebih parah terjadi di Dusun Pamekaran. Sebanyak 47 unit rumah terdampak dengan rincian kerusakan sebagai berikut:
- 8 rumah mengalami kerusakan berat.
- 5 rumah mengalami kerusakan sedang.
- 34 rumah mengalami kerusakan ringan.
Total, terdapat 57 kepala keluarga atau 158 jiwa yang rumahnya terdampak langsung dari pergerakan tanah di dusun ini.
Ancaman dan Upaya Pengungsian
Selain rumah yang sudah rusak, ancaman masih membayangi. Laporan terbaru menyebutkan tujuh rumah tambahan serta satu bangunan masjid juga terancam akibat retakan tanah yang terus berkembang. Sebagai langkah antisipasi, sebanyak 68 kepala keluarga yang terdiri dari 191 jiwa dari kedua dusun telah dievakuasi ke lokasi yang dinilai lebih aman. Sebagian besar pengungsi saat ini tinggal sementara di rumah kerabat, keluarga, atau menempati gedung madrasah yang tersedia.
Pergerakan tanah di Ciamis ini menjadi pengingat akan meningkatnya potensi bencana hidrometeorologi. Masyarakat dihimbau untuk selalu waspada terhadap perkembangan cuaca dan kondisi tanah di sekitar tempat tinggal mereka.
Artikel Terkait
Brimob Polda Metro Jaya Gelar Tadarus dan Bagikan Takjil di Ramadan
Trump Klaim Kemenangan Ekonomi dan Keamanan di Pidato Negara, Kongres Terbelah dan Ricuh
Anggaran dan Kualitas Menu Makanan Bergizi Gratis Ramadan Dipertanyakan, BGN Beri Penjelasan
Serangan Udara Myanmar Tewaskan Belasan Warga Sipil di Pasar Rakhine