Zohran Mamdani Menangkan Pilkada New York Meski Dihalangi Miliarder
Zohran Mamdani berhasil mencatatkan kemenangan bersejarah dalam Pemilihan Wali Kota New York. Kemenangan politisi Muslim ini menjadi lebih bermakna karena diraih setelah melawan kampanye besar-besaran yang didanai oleh para miliarder kota tersebut. Koalisi orang-orang terkaya di New York dikabarkan menggelontorkan dana puluhan juta dolar AS untuk menghentikan laju Mamdani.
Program Progresif yang Mengancam Kepentingan Miliarder
Zohran Mamdani, politisi Partai Demokrat berusia 34 tahun, menggulirkan sejumlah program yang dianggap revolusioner. Janji kampanyenya termasuk menyediakan transportasi umum gratis, layanan penitipan anak gratis, dan mendirikan toko swalayan pemerintah yang menjual barang dengan harga murah. Yang menjadi perhatian adalah sumber pendanaan untuk program-program ini, yaitu dari pungutan pajak satu persen khusus untuk pendapatan para miliarder yang tinggal di New York.
Koalisi Miliarder dan Dana Triliunan Rupiah
Kebijakan fiskal yang diusung Mamdani memicu reaksi keras dari kalangan miliarder. Sebanyak 26 orang terkaya New York dikabarkan bersatu dan mengumpulkan dana sekitar 22 juta dolar AS, setara dengan lebih dari 367 miliar rupiah. Dana ini ditujukan untuk mendukung rival Mamdani, Andrew Cuomo, dalam memperebutkan kursi Wali Kota New York.
Daftar pendonor termasuk nama-nama besar seperti Michael Bloomberg (pendiri Bloomberg LP), Bill Ackman (manajer hedge fund), Joe Gebbia (salah satu pendiri Airbnb), dan keluarga Lauder (pemilik Estee Lauder). Michael Bloomberg disebut sebagai kontributor terbesar dengan menyumbang 8 juta dolar AS.
Respons Zohran Mamdani Atas Perlawanan Miliarder
Dalam salah satu kampanyenya, Zohran Mamdani secara terbuka menanggapi upaya penghadangan dari kalangan miliarder. Ia menyatakan bahwa para miliarder seperti Bill Ackman dan Ronald Lauder memang tepat ketika menyebutnya sebagai ancaman eksistensial. Pernyataan ini menegaskan komitmennya pada agenda progresif yang diusung, meski mendapat tentangan dari pemilik modal.
Perubahan Sikap Miliarder Pasca Kemenangan Mamdani
Setelah Mamdani resmi terpilih sebagai Wali Kota New York ke-111, terjadi pergeseran sikap dari beberapa figur miliarder yang sebelumnya menentangnya. Bill Ackman, misalnya, secara publik mengucapkan selamat dan menawarkan bantuan untuk kemajuan New York. Jamie Dimon, CEO JPMorgan Chase, juga menyatakan kesediaannya untuk berkomunikasi dengan pemerintahan baru.
Namun, tidak semua miliarder bersikap kooperatif. John Catsimatidis, konglomerat pemilik Red Apple Group, mengancam akan memindahkan bisnisnya keluar dari New City. Ancaman ini terutama sebagai respons terhadap rencana Mamdani membuka toko swalayan yang dikelola pemerintah kota.
Kemenangan Zohran Mamdani dalam Pilkada New York ini menjadi bukti bahwa dana besar dari kalangan miliarder tidak selalu bisa mengalahkan popularitas program populis yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Pemilihan ini juga mencatat sejarah dengan partisipasi warga yang mencapai dua juta suara.
Artikel Terkait
Harry Kane Cetak Dua Gol, Bayern Munich Hajar Werder Bremen 3-0
Polisi Tangkap Pengedar Sabu di SPBU Kemang, Sita Tiga Bungkus
BI Terapkan Kuota Penukaran Uang Baru Jelang Lebaran 2026
Anggota DPR Desak Bentuk Tim Khusus Tangani Penonaktifan Massal Peserta BPJS PBI