Kepercayaan Publik pada Hukum Harus Dijaga
Irfan juga menekankan pentingnya menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum. Kepercayaan ini, menurutnya, hanya dapat terpelihara jika setiap proses hukum dijalankan secara terbuka dan independen, bebas dari intervensi kepentingan mana pun.
"Semua pihak harus menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Jangan ada pihak yang memprovokasi atau menggiring opini yang dapat mencederai integritas aparat penegak hukum," tegasnya.
Ajakan untuk Tenang dan Percayakan Proses Hukum
Di akhir pernyataannya, Irfan Ahmad Fauzi mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersikap tenang dan rasional. Ia meminta publik untuk menyerahkan seluruh proses penyelidikan sepenuhnya kepada pihak berwenang.
"Polda Metro Jaya harus diberi ruang untuk bekerja secara profesional dalam membongkar fakta sebenarnya. Ini penting agar kebenaran dapat terungkap secara jelas dan tidak menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat," pungkas dia.
Dengan penetapan tersangka ini, kasus dugaan ijazah palsu Jokowi memasuki babak baru. Masyarakat pun diharapkan dapat menunggu hasil penyelidikan resmi dari Polda Metro Jaya.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Mundur dari Ketua Umum IPSI di Munas ke-16
Mentan Proyeksikan Stok Beras Nasional Tembus 5 Juta Ton, Dorong Hilirisasi Inovasi Kampus
Remaja 14 Tahun Hilang di Hutan Mamuju, Pencarian Gabungan Masih Berlangsung
Truk Skylift Dinas Perhubungan Gianyar Hangus Terbakar Diduga Akibat Korsleting