Budi Arie Setiadi Ditolak Bergabung Gerindra, Ini Penolakan dari DPC Daerah
Rencana Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi untuk bergabung ke Partai Gerindra mendapat penolakan keras dari kader daerah. Beberapa Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra secara resmi meminta DPP partai tidak menerima mantan Menteri Koperasi dan Kominfo tersebut.
DPC Gerindra Pematangsiantar Tolak Budi Arie
Ketua DPC Gerindra Pematangsiantar, Gusmiyadi, menyatakan penolakan terhadap rencana Budi Arie bergabung dengan Gerindra. Menurutnya, langkah ini dinilai pragmatis untuk melindungi diri dari potensi jeratan hukum terkait kasus di Kemenkominfo.
Dalam surat dakwaan perkara pengamanan situs judi online di PN Jaksel, disebutkan adanya jatah 50 persen untuk Budi Arie Setiadi saat menjabat sebagai Menkominfo. Selain itu, Budi Arie juga dicurigai bergabung untuk mendapatkan posisi penting dari Prabowo Subianto.
DPC Gerindra Makassar Khawatirkan Konsistensi Perjuangan
DPC Gerindra Kota Makassar juga menolak rencana bergabungnya Budi Arie. Ketua DPC Gerindra Kota Makassar, Eric Horas, menegaskan partai membutuhkan komitmen jangka panjang, bukan sekadar momentum politik.
"Kami ingin memastikan bahwa siapa pun yang masuk ke Gerindra bukan hanya karena momentum politik, tetapi karena memiliki komitmen jangka panjang terhadap cita-cita perjuangan partai," tegas Eric Horas.
DPC Gerindra Semarang Soroti Isu Tameng Politik
Ketua DPC Gerindra Kota Semarang, Joko Santoso, mengungkapkan kekhawatiran kader bawah terhadap rencana Budi Arie. Mereka tidak ingin Gerindra dijadikan "tameng politik" oleh mantan relawan Jokowi tersebut.
"Kita menyoroti berkait dengan isu mau masuknya Budi Arie ke Partai Gerindra. Jangan sampai Gerindra menjadi pelindung politik," ujar Joko Santoso.
Sejumlah DPC Jawa Timur Tolak Karena Loyalitas
Penolakan juga datang dari berbagai DPC Gerindra di Jawa Timur. Ketua DPC Gerindra Gresik, dr Asluchul Alif, menyatakan ketidaksetujuannya dengan alasan Gerindra adalah tempat kader pejuang rakyat, bukan pencari jabatan.
Sementara Ketua DPC Gerindra Kota Batu, Heli Suyanto, menegaskan: "Kalau cuma buat suaka kami menolak. Masih banyak kader Gerindra yang sangat loyal kepada Pak Prabowo."
Ketua DPC Gerindra Tulungagung, Ahmad Baharudin, menambahkan bahwa Budi Arie hanya akan membuat gaduh dan merusak citra partai Gerindra.
Sebelumnya, Budi Arie mengaku proses bergabungnya dengan Partai Gerindra masih berlangsung dan sudah berkomunikasi dengan pihak partai mengenai mekanismenya.
Artikel Terkait
Curah Hujan Tinggi Picu Banjir 1,5 Meter di Dua Kecamatan Cirebon
BMKG Peringatkan Potensi Banjir Rob Meningkat di Berbagai Pesisir Indonesia pada Pertengahan Februari 2026
Warga Didorong Verifikasi Data DTSEN untuk Pastikan Akurasi Bansos
BMKG Imbau Warga Sulsel Waspada Hujan dan Angin Kencang Seharian