Ledakan SMAN 72 Jakarta: 54 Korban, 6 Siswa Luka-luka Dirawat di RS Yarsi
Insiden ledakan terjadi di SMAN 72 Jakarta. Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo, mengonfirmasi bahwa total terdapat 54 orang menjadi korban dalam kejadian tersebut. Dari jumlah tersebut, 6 orang dinyatakan terluka dan telah dilarikan ke Rumah Sakit Yarsi, Jakarta Pusat untuk mendapatkan perawatan intensif.
Menurut keterangan resmi dari Tim RS Yarsi Jakarta yang diterima pada Jumat (7/11), keenam korban yang dirawat adalah para pelajar. "Korban luka 6 orang. Yang masuk ini siswa semua," jelas pernyataan rumah sakit tersebut.
Kondisi Korban Ledakan SMAN 72 Jakarta di RS Yarsi
Pihak rumah sakit juga membeberkan detail kondisi para siswa yang menjadi korban ledakan. Luka-luka yang dialami cukup beragam, mulai dari masalah pendengaran hingga luka bakar dan bahkan luka tusuk.
Berikut adalah rincian kondisi korban ledakan SMAN 72 Jakarta yang dirawat di RS Yarsi:
- 4 orang mengalami masalah pendengaran.
- 2 orang mengalami muntah darah dan luka bakar di area wajah.
- 1 orang mengalami luka bakar disertai luka tusuk paku di bagian punggung.
Seluruh korban masih menjalani perawatan dan pemantauan medis. "Masih di IGD," tutur perwakilan RS Yarsi. Pihak rumah sakit juga memberikan konfirmasi penting bahwa tidak ada korban meninggal dunia yang ditangani di fasilitas mereka terkait insiden ini.
Kejadian ledakan di SMAN 72 Jakarta ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh kepolisian untuk menentukan penyebab pastinya.
Artikel Terkait
Makassar Alokasikan Rp10,6 Miliar untuk Bangun Jalan Akses TPA Antang
Catatan Harian Ungkap Jaringan Dakwah Ulama Sulsel KH Ahmad Surur
Anggota DPR Desak Penyelidikan Kasus Sea Dragon Sampai ke Aktor Intelektual
Dua Perwira Polres Toraja Utara Ditahan Terkait Dugaan Jaringan Narkoba