Pernyataan Resmi Kapolsek Prambanan
Kapolsek Prambanan Kompol Dede Setiyarto mengonfirmasi bahwa kecelakaan ini melibatkan dua kendaraan motor dan satu unit mobil. "Untuk korbannya yang sepeda motor MD (meninggal dunia) di tempat. Sementara pengendara mobil merah masih dirawat, yang isinya suami istri dan dua balita," ujarnya. Petugas kepolisian bersama KAI masih mendalami penyebab pasti kecelakaan, termasuk status palang pintu saat kejadian.
Kesaksian Saksi Mata
Salah seorang saksi mata, Yesi (26), mengungkapkan detik-detik sebelum kecelakaan. Menurut pengakuannya, kereta sudah membunyikan klakson namun palang pintu sisi utara tidak menutup. "Saya lihat arah barat itu palangnya nggak ditutup, palang kereta masih dibuka tapi suaranya (sirine) enggak ada," ujar Yesi. Dia juga menambahkan bahwa palang pintu sisi selatan sudah dalam kondisi patah sebelum kejadian.
Yesi melanjutkan kesaksiannya, "Terus kalau saya lihat dari arah utara itu ada mobil merah belakangnya ada motor nah itu langsung kejadian nabrak gitu saja. Masih waktu saya lihat ke sana itu kendaraan masih lalu-lalang kayak enggak lihat."
[Video] Detik detik Mobil tertabrak kereta api siang ini di Prambanan (4 November 2025)
( yenika_66) pic.twitter.com/JmZUJJckj2
Artikel Terkait
Petugas Sampah dari Parangloe: Kisah Ironi di Balik Pembangunan
Ini Tata Cara dan Waktu yang Tepat untuk Puasa Qadha Ramadhan
KPK Cabut Status Tahanan Rumah, Yaqut Kembali ke Rutan
Ambulans Terjebak Macet Parah di Jalur Cibadak Akibat Motor Ngeblong