Dinamika Politik Jokowi dan Budi Arie Setiadi: Analisis Perpecahan dan Aliansi
Hubungan politik antara mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, menjadi sorotan publik. Seorang analis politik menyoroti dinamika dan perubahan haluan politik keduanya yang dinilai kompleks.
Pernyataan Analis Politik Soal Keluwesan Politik Jokowi dan Budi Arie
Seorang analis politik, Saiful Huda Ems, memberikan pernyataan mengenai lika-liku hubungan politik Jokowi dan Budi Arie. Menurutnya, kedua figur ini meninggalkan sejumlah persoalan yang menarik untuk dikaji lebih dalam.
Projo dan Ambisi Deklarasi Partai Politik yang Berubah Haluan
Sebelumnya, Budi Arie gencar menyatakan rencana mendeklarasikan Projo sebagai partai politik. Namun, situasi berubah setelah Kongres Projo III pada Sabtu, 1 November 2025, tidak dihadiri oleh Jokowi. Hal ini membuat Budi Arie memutuskan untuk bergabung dan mendukung penuh Partai Gerindra serta Presiden Prabowo Subianto.
Artikel Terkait
BMKG Waspadakan Potensi Hujan dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah Sulsel
Presiden Prabowo Tiba di Abu Dhabi, Akan Temui Presiden UEA untuk Perkuat Kemitraan Strategis
FIFA Yakin Piala Dunia 2026 Aman Meski Gelombang Kekerasan Guncang Meksiko
Kemendagri Dorong Analis Kebijakan Papua Jadi Think Tank Berbasis Data