Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa pihaknya belum mengambil keputusan final mengenai kenaikan tarif TransJakarta. "Saat ini kami belum memutuskan apa pun, akan melakukan kajian," ujar Pramono. Ia menambahkan bahwa keputusan akan diambil dengan mempertimbangkan kemampuan masyarakat.
Rentang Usulan Tarif Baru TransJakarta
Berdasarkan masukan dari masyarakat yang diterima Pemprov DKI, usulan tarif baru TransJakarta berkisar antara Rp 5.000 hingga Rp 7.000. Pemerintah akan mempertimbangkan usulan ini dalam kajian yang sedang berlangsung.
Kebijakan Gratis Tetap Berlanjut untuk 15 Golongan
Pemprov DKI Jakarta berencana mempertahankan kebijakan gratis bagi 15 kategori pengguna TransJakarta, antara lain:
- PNS Pemprov DKI Jakarta dan pensiunannya
- Pemilik Kartu Jakarta Pintar (KJP)
- Lansia 60 tahun ke atas
- Penyandang disabilitas
- Anggota TNI/Polri
- Penghuni Rusunawa
- Penerima Raskin (pemilik Kartu Keluarga Sejahtera)
- Warga ber-KTP Kepulauan Seribu
- Guru dan staf PAUD
- Dan kategori lainnya yang berhak
Keputusan final mengenai penyesuaian tarif TransJakarta akan diumumkan setelah proses kajian selesai dengan mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk dampaknya terhadap masyarakat dan kemampuan keuangan daerah.
Artikel Terkait
Kisah Kiki: Amukan di Bintaro Berakhir dengan Permintaan Maaf
Sangadji: Jangan Bayangkan Sidang, Kasus Ijazah Jokowi Masih Panjang
Abraham Samad Desak Prabowo Kembalikan 57 Pegawai KPK yang Ditendang Lewat TWK Abal-abal
Kota Anjing di Greenland: Di Balik Gonggongan yang Menjaga Warisan Arktik