Angin Kencang Terjang Magelang & Temanggung, 136 Rumah Rusak

- Minggu, 02 November 2025 | 16:00 WIB
Angin Kencang Terjang Magelang & Temanggung, 136 Rumah Rusak

Angin Kencang Terjang Magelang dan Temanggung: 136 Rumah Rusak

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan angin kencang menerjang dua kabupaten di Jawa Tengah, yaitu Kabupaten Temanggung dan Magelang pada Jumat (31/10/2025). Kejadian bencana angin kencang ini mengakibatkan kerusakan puluhan rumah warga.

Dampak Angin Kencang di Kabupaten Magelang

Di Kabupaten Magelang, wilayah terdampak meliputi Desa Ngampeldento, Purwosari, dan Banjarharjo di Kecamatan Salaman, serta Desa Sutopati di Kecamatan Kajoran. Data BNPB mencatat sedikitnya 136 rumah mengalami kerusakan ringan dan satu fasilitas pendidikan juga turut terdampak.

Kerusakan di Kabupaten Temanggung

Angin puting beliung di Kabupaten Temanggung merusak 16 rumah warga di Kecamatan Ngadirejo, tepatnya di lereng Gunung Sindoro. Kejadian angin kencang ini terutama melanda Dusun Katekan, Desa Katekan, dimana atap-atap rumah dilaporkan berterbangan dan roboh.

Wilayah Lain yang Juga Terdampak

Selain di Jawa Tengah, fenomena angin kencang juga terjadi di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Di Kabupaten Sleman, angin kencang pada Jumat (31/10) sekitar pukul 12.00 WIB mengakibatkan sejumlah pohon tumbang dan menimpa rumah warga di Kecamatan Ngaglik, Minggir, Gamping, dan Berbah dengan 11 rumah mengalami kerusakan atap.

Sementara di Kabupaten Gunung Kidul, kejadian serupa terjadi pada Sabtu (1/11) sekitar pukul 13.00 WIB di Desa Gading, Kepanewon Playen, yang mengakibatkan lima unit rumah dan satu fasilitas umum terdampak.

Penanganan dan Imbauan BNPB

BPBD bersama tim gabungan telah melakukan penanganan darurat sesaat setelah kejadian, termasuk pembersihan pohon tumbang yang menimpa rumah warga. BNPB mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan melalui langkah mitigasi sederhana seperti memangkas dahan pohon yang rimbun, memperkuat atap dan struktur rumah, membersihkan saluran air, serta memantau prakiraan cuaca dari lembaga terkait.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar