Festival Sungai Cipinang 2025: Sinergi Pemerintah & MIND ID Pulihkan Ekosistem DAS

- Minggu, 02 November 2025 | 05:20 WIB
Festival Sungai Cipinang 2025: Sinergi Pemerintah & MIND ID Pulihkan Ekosistem DAS

Festival Sungai Cipinang 2025: Upaya Pemulihan Ekosistem DAS Cipinang

Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (LH/BPLH) menggelar Festival Sungai Cipinang 2025 sebagai bagian dari program pemulihan ekosistem Daerah Aliran Sungai (DAS) Cipinang. Festival ini mendapat dukungan penuh dari MIND ID dan Anggota Grup dalam upaya mewujudkan kelestarian alam di Jakarta.

Rangkaian Kegiatan Festival Sungai Cipinang 2025

Berbagai aktivitas lingkungan digelar dalam festival ini, meliputi penanaman pohon di area Waduk Dukuh I, pengerukan sedimen di segmen 3 Kelurahan Dukuh, pelepasan ikan secara simbolis, bazar UMKM, dan kegiatan memancing bersama komunitas. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian sungai.

Pentingnya Menjaga Kebersihan Sungai Cipinang

Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono menekankan bahwa Sungai Cipinang memiliki peran vital sebagai sumber kehidupan masyarakat. "Sungai adalah sumber kehidupan, dan kita harus jaga airnya untuk tetap bersih. Kita butuh sungai untuk hidup dan menjamin kesejahteraan hidup kita," ujar Diaz dalam keterangannya.

Manfaat Penanaman Pohon bagi Lingkungan

Diaz juga mengajak masyarakat aktif menanam pohon di sekitar sungai dan permukiman. Satu pohon mampu memproduksi oksigen antara 1-50 kilogram per hari, sementara kebutuhan oksigen manusia mencapai 0,8-1 kilogram per hari. "Intinya kita hidup butuh 1 pohon. Jadi sepanjang hidup kita, kalau memungkinkan kita harus bisa tanam dan tanam banyak pohon," tegasnya.

Komitmen MIND ID dalam Konservasi Sungai

Corporate Secretary MIND ID Pria Utama menyatakan sungai memiliki makna mendalam bagi kehidupan masyarakat dan industri pertambangan Indonesia. "MIND ID akan terus bersinergi dengan pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan sungai yang bersih, sehat, dan menjadi penopang kehidupan di masa depan," tutur Pria.

Kondisi Sungai Cipinang Saat Ini

Sungai Cipinang yang membentang sepanjang 30,4 kilometer dari Situ Jatijajar, Depok, hingga Banjir Kanal Timur Jakarta Timur menjadi tumpuan hidup bagi lebih dari 1,2 juta jiwa. Sayangnya, meningkatnya aktivitas penduduk membuat sungai ini masuk dalam kategori tercemar berat. Pemerintah pun menetapkan Sungai Cipinang sebagai pilot project pengelolaan sungai berbasis masyarakat.

Komentar