Ketua Umum Hanura, Oesman Sapta Odang, akhirnya angkat bicara. Soal apa? Tentu terkait laporan Menteri Agama Nasaruddin Umar ke KPK, yang mengaku naik jet pribadinya ke sebuah acara peresmian di Takalar, Sulsel. Bagi OSO, yang akrab disapa itu, memberikan fasilitas tersebut sama sekali bukan masalah.
"Ya nggak ada salahnya dong," ujar OSO, Selasa (24/2/2026), saat dikonfirmasi.
Dia dengan santai melanjutkan, "Orang kita yang ngundang. Kita juga yang meresmikan masjid sekaligus tempat pengajian itu. Terus, salahnya di mana coba?"
Menurut OSO, kedatangan Nasaruddin ke lokasi sama sekali tidak berkaitan dengan urusan dinas atau pekerjaan kementerian. Acara itu murni bersifat keagamaan. "Nggak ada hubungan juga sama pekerjaan dia. Cuma baca doa, orang Islam kita," ungkapnya, menegaskan.
Soal tudingan gratifikasi, OSO malah tertawa. "Gratifikasinya apa? He-he-he. Masa sesama orang Islam, sama orang Islam nggak boleh?" katanya.
Sebelumnya, seperti diketahui, Nasaruddin memang telah mendatangi kantor KPK. Laporannya menyangkut penggunaan pesawat jet pribadi OSO untuk menghadiri peresmian Gedung Balai Sarkiah. Alasan Menag sederhana: pada jam yang begitu malam, sulit mencari pesawat terbang biasa yang masih beroperasi.
Artikel Terkait
SIM Keliling Bandung Buka di Dua Titik Hari Ini, Khusus Perpanjang SIM A dan C
Lima Lembaga Intelijen yang Membentuk Peta Kekuatan Global
TAUD Ungkap Dugaan Serangan Terorganisir Melibatkan 16 Orang terhadap Andrie Yunus
Dolar AS Melemah Didorong Kabar Perundingan Damai Israel-Lebanon