Presiden Suriah Tutup Kantor Bisnis Saudaranya, Jamal Al-Sharaa
Presiden Suriah, Ahmad Al-Sharaa, mengambil langkah tegas dengan memerintahkan penutupan kantor milik saudaranya sendiri, Jamal Al-Sharaa, di Damaskus. Keputusan ini mencakup instruksi kepada seluruh lembaga pemerintah untuk menghentikan segala bentuk kerja sama dan transaksi dengan Jamal.
Kantor yang digunakan untuk mengelola bisnis impor-ekspor dan pariwisata itu telah disegel. Sumber Reuters melaporkan bahwa kantor tersebut dalam kondisi terkunci dan tidak ada aktivitas di dalamnya.
Kementerian Informasi Suriah secara resmi mengonfirmasi penutupan ini. Dalam pernyataannya, kementerian menegaskan bahwa “Jamal Al-Sharaa tidak diizinkan untuk beroperasi sebagai entitas investasi atau komersial.”
Menanggapi perkembangan ini, manajer kantor Jamal Al-Sharaa menyatakan bahwa mereka sedang berada di luar Damaskus, meski tanpa memberikan penjelasan detail lebih lanjut.
Pasca penutupan, Presiden Al-Sharaa mengadakan pertemuan keluarga. Dalam pertemuan yang dihadiri ayahnya tersebut, ia memberikan peringatan keras kepada seluruh anggota keluarga untuk tidak menyalahgunakan nama keluarga Al-Sharaa demi kepentingan pribadi.
Langkah ini dianggap sebagai sinyal kuat komitmen Presiden Al-Sharaa dalam menegakkan transparansi, memberantas kolusi, dan membangun tata kelola pemerintahan yang bersih di Suriah.
Artikel Terkait
Meksiko Hajar Afrika Selatan 2-0 di Laga Perdana Piala Dunia 2026, Diwarnai Tiga Kartu Merah
Raffi Ahmad Bantah Terlibat Kasus Suap Impor Ilegal, Hotman Paris Siapkan Langkah Hukum
Rehan/Gloria Tembus Perempat Final Australian Open 2026 Usai Kalahkan Wakil Chinese Taipei
PTDI Sulap Dua Boeing 737-200 Terbengkalai Selama 20 Tahun Jadi Sarana Edukasi Kedirgantaraan