Sekolah Rakyat: Program Gratis Pemerintah Putus Rantai Kemiskinan

- Jumat, 31 Oktober 2025 | 23:24 WIB
Sekolah Rakyat: Program Gratis Pemerintah Putus Rantai Kemiskinan

Sekolah Rakyat: Program Strategis Pemerintah Putus Rantai Kemiskinan

Kementerian Sosial RI meluncurkan program Sekolah Rakyat sebagai solusi strategis untuk memutus mata rantai kemiskinan antar generasi. Program sekolah gratis berasrama ini dirancang khusus untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu agar mendapatkan pendidikan berkualitas, pembentukan karakter kuat, dan keterampilan hidup yang memadai.

Visi Pendidikan Nasional untuk Anak Tidak Mampu

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan program prioritas nasional. "Prinsipnya sederhana, semua anak Indonesia harus bersekolah, baik kaya maupun miskin. Negara hadir untuk menjemput bola membantu anak-anak dari keluarga tidak mampu," jelasnya di Kantor Kementerian Sosial.

Fasilitas Lengkap dan Pendampingan 24 Jam

Program Sekolah Rakyat mengusung konsep sekolah berasrama dengan fasilitas komprehensif meliputi ruang belajar, asrama, dapur, ruang makan, laboratorium, perpustakaan, dan pelatihan vokasi. Siswa mendapatkan bimbingan intensif dari guru, wali asuh, dan tenaga kependidikan selama 24 jam dengan kurikulum terintegrasi yang mencakup kemampuan kognitif, kecerdasan karakter, dan life skill.

Mencetak Generasi Cerdas, Berkarakter, dan Terampil

Menurut Agus Jabo, Presiden menginginkan anak-anak dari keluarga kurang mampu memiliki tiga kompetensi utama: kecerdasan intelektual, karakter kuat (kebangsaan, keagamaan, sosial), dan keterampilan praktis. "Setelah lulus SMA, mereka bisa langsung bekerja membantu keluarga jika belum ingin melanjutkan kuliah," tambahnya.

Kisah Inspiratif dari Temanggung

Keberhasilan program ini tergambar dari kisah haru seorang ibu di Temanggung, Jawa Tengah. Dengan penghasilan hanya Rp900 ribu per bulan, ibu ini semula pasrah tidak bisa menyekolahkan anaknya setelah lulus SMP. Kehadiran Sekolah Rakyat menghidupkan kembali harapannya, hingga ia menyampaikan terima kasih secara langsung kepada Menteri Sosial.

Dukungan Lintas Sektor dan Peran TNI

Implementasi Sekolah Rakyat melibatkan kolaborasi lintas kementerian, pemerintah daerah, TNI, dan swasta. "TNI berperan sebagai pendamping untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, bukan mengajar atau masuk dalam kurikulum," tegas Agus Jabo.

Wujudkan Indonesia Berdikari dan Berdaulat

Program Sekolah Rakyat merupakan bagian dari visi besar Presiden Prabowo Subianto untuk membangun Indonesia yang berdikari dan berdaulat. Pemerintah berkomitmen menciptakan negara kuat, makmur, dan sejahtera melalui pendidikan merata bagi seluruh anak bangsa.

Agus Jabo menutup dengan pesan solidaritas: "Seluruh elemen bangsa harus bersatu, satu visi, dan tidak jalan sendiri-sendiri. Kabinet yang solid diperlukan untuk menerjemahkan pikiran Presiden menjadi tindakan nyata bagi kesejahteraan rakyat."

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar