2. Rekayasa Cuaca untuk Kurangi Curah Hujan
Faktor pendukung lainnya adalah menurunnya curah hujan setelah dilakukan rekayasa cuaca. Tindakan ini merupakan bagian dari instruksi Gubernur Jateng untuk mempercepat penanganan banjir dan dinilai berperan besar dalam mengurangi intensitas hujan di Semarang dan sekitarnya.
Peran TNI dan Satgas Pompa dalam Penanganan Banjir
Untuk memastikan operasi pemompaan berjalan optimal, Pemprov Jateng melibatkan jajaran TNI. Peran Babinsa (Bintara Pembina Desa) sangat krusial dalam memantau aktivasi dan kinerja pompa di titik-titik yang telah ditentukan.
“BPBD dan babinsa terus memantau pompa. Babinsa juga membuat laporan rutin dan mengirim video,” terang Bergas yang ditunjuk sebagai pimpinan Satgas Pompa.
Satgas Pompa ini ditunjuk sejak Rabu, 29 Oktober 2025, dan direncanakan akan bertugas selama 10 hari. Namun, dengan capaian penyusutan genangan yang signifikan, diharapkan masyarakat dapat kembali beraktivitas normal sebelum waktu tersebut berakhir.
“Kami beroperasi 10 hari. Semoga tidak sampai 10 hari masyarakat bisa beraktivitas normal,” pungkasnya.
Artikel Terkait
TASPEN Gelar Mudik Gratis untuk 1.400 Pemudik dengan Asuransi Rp20 Juta
Pemkot Makassar Izinkan Takbiran di Lingkungan, Larang Konvoi dan Petasan
Lebaran 2026: Kekuatan Ucapan Tulus Jembatani Jarak dan Pererat Silaturahmi
Ledakan Tabung Gas di KM Citra Anugrah Tewaskan Dua Awak di Pelabuhan Selayar