Pasar saham siang ini benar-benar menunjukkan senyumnya. IHSG ditutup menguat pada sesi pertama, Selasa (17/3/2026), dengan kenaikan cukup signifikan: 79,92 poin atau setara 1,14 persen. Angkanya sendiri bertengger di level 7.102,21.
Suasana hijau mendominasi. Dari sekian banyak saham yang diperdagangkan, 504 di antaranya naik. Di sisi lain, 210 saham justru melemah, sementara 244 lainnya cenderung datar-datar saja, tak banyak bergerak.
Kalau dilihat dari aktivitasnya, pasar cukup ramai. Volume perdagangan mencapai 15,71 miliar saham dengan nilai transaksi nyaris menyentuh Rp11 triliun, tepatnya Rp10,95 triliun. Frekuensi transaksinya sendiri terjadi hampir 878 ribu kali. Kapitalisasi pasar pun ikut terdongkrak, mencatatkan angka Rp12.551 triliun.
Menariknya, hampir semua sektor ikut merasakan kehangatan ini dan berwarna hijau. Namun begitu, ada dua sektor yang justru terlihat kecut: konsumer siklikal dan keuangan. Keduanya tercatat sedikit merosot, masing-masing 0,11 persen dan 0,09 persen.
Nah, untuk saham-saham yang jadi bintang pagi ini, puncaknya dipegang oleh XISB. Saham PT Indo Premier Investment Management Tbk itu melesat tinggi, naik 25 persen ke posisi Rp320 per lembar.
Tak kalah heboh, ROCK dari PT Rockfields Properti Indonesia Tbk juga meroket 23,76 persen ke Rp3.490. Lalu ada LAPD (PT Leyand International Tbk) yang ikut menanjak 22,08 persen, bertahan di Rp94.
Tapi tentu, di balik kenaikan selalu ada penurunan. Posisi terburuk ditempati oleh PSDN. Saham PT Prasidha Aneka Niaga Tbk itu anjlok 14,97 persen ke Rp159.
Di belakangnya, ALKA (PT Alakasa Industrindo Tbk) juga terpuruk dengan penurunan 14,52 persen ke Rp795. ZATA dari PT Bersama Zatta Jaya Tbk menyusul, melemah 14,46 persen ke level Rp71.
(Dhera Arizona)
Artikel Terkait
Laba Bersih PTBA Melonjak 104,8 Persen di Kuartal I-2026 Meski Pendapatan Stagnan
Paradise Indonesia (INPP) Cetak Laba Rp44 Miliar di Kuartal I-2026, Segmen Komersial Jadi Motor Pertumbuhan
Wall Street Beragam di Tengah Reli Bulanan, S&P 500 dan Nasdaq Catat Kenaikan Terbaik Sejak 2020
Wall Street Berakhir Campur Aduk, S&P 500 Catat Kenaikan Bulanan Terbesar Sejak 2020