Menteri Imipas Panen 45 Ton Jagung Hibrida di Sidoarjo, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, memimpin langsung panen raya jagung hibrida di Kabupaten Sidoarjo. Dari lahan seluas 10 hektare, berhasil dipanen sebanyak kurang lebih 45 ton jagung yang merupakan hasil kolaborasi antara Imigrasi Surabaya dan Polresta Sidoarjo.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program prioritas Presiden Prabowo Subianto, Menteri Agus memberikan bantuan langsung. Bantuan tersebut berupa 500 paket sembako untuk masyarakat Desa Bulang, Kecamatan Prambon. Selain itu, diberikan juga bantuan pertanian seperti mesin panen, alat semprot, dan 120 kg benih jagung hibrida kepada kelompok petani binaan.
Dalam pernyataannya, Agus menegaskan bahwa sektor pangan adalah fondasi utama untuk menjaga stabilitas bangsa. Ia menekankan bahwa upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional bukan hanya tanggung jawab Kementerian Pertanian, tetapi juga melibatkan Kemenimipas.
"Presiden menegaskan ketahanan pangan sebagai fokus utama. Target nasional empat tahun, kita ingin wujudkan lebih cepat. Karena pangan adalah hal yang tidak bisa digantikan," ujar Agus Andrianto.
Menteri Agus juga berharap seluruh jajarannya dapat memulai kemandirian pangan dari lingkup terkecil, yaitu keluarga. Ia menyerukan pentingnya memulai perubahan dari diri sendiri sebagai langkah strategis menuju Indonesia Emas 2045.
"Jangan menunggu orang lain berubah. Mulailah dari diri kita, dari rumah kita, dari lahan kecil yang kita miliki. Dari gerakan kecil inilah lahir ketahanan nasional yang besar," pesannya.
Kegiatan panen ini berasal dari masa tanam yang dilakukan pada 25 Juni 2025. Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi Jawa Timur, Novianto Sulastono, menyatakan bahwa seluruh hasil panen jagung akan diserahkan ke Bulog Sidoarjo untuk dijual, dan hasil penjualannya akan dikembalikan untuk kesejahteraan masyarakat sekitar.
Artikel Terkait
Akun Instagram Ahmad Dhani Diduga Diretas, Munculkan Promo Emas dan iPhone dengan Harga Tak Wajar
Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Kompolnas Jadi Lembaga Independen Pengawas Polri
Harga Emas Galeri24 Naik Rp10.000, UBS Justru Terkoreksi Rp13.000 per Gram
Kajati Sulsel Setujui Penghentian Penuntutan Anggota Polri Terduga Pelaku KDRT Lewat Keadilan Restoratif