Korban kecelakaan, Elida Delviana Tamin, mengalami kondisi yang sangat memprihatinkan dan saat ini dirawat intensif di Rumah Sakit Columbia Medan. Ayah korban, Suratman (55), mengungkapkan kondisi putrinya yang masih belum sadarkan diri dengan luka-luka serius.
"Kalau luka-luka yang dialami, lutut mengalami retak, kemudian tulang rusuknya enam patah. Kemudian ada operasi pecah pembuluh darah di kepala," tutur Suratman dengan prihatin.
Tindakan Tegas: Tiga Polisi Ditahan di Polda Sumut
Menanggapi insiden ini, Polda Sumut mengambil tindakan tegas dengan menahan ketiga anggota polisi tersebut. Mereka saat ini ditempatkan di Penempatan Khusus (Patsus) Bid Propam Polda Sumut.
Kasubbid Paminal Polda Sumut, Kompol Chandra, menjelaskan bahwa ketiga personel sempat kabur dari lokasi kejadian namun akhirnya menyerahkan diri ke Satlantas Polrestabes Medan. "Karena dia takut diamuk massa saat itu," ujar Chandra.
Proses hukum terus berlanjut dengan pemeriksaan lebih mendalam yang telah dilimpahkan ke Wadab Profesi (Wabprof) Bid Propam Polda Sumut. Chandra menegaskan, "Untuk sanksinya kita menunggu proses, karena kemarin kita melakukan penyelidikan Paminal, kita sudah proses."
Insiden kecelakaan yang melibatkan oknum polisi di Medan ini menyoroti pentingnya penegakan hukum yang tegas dan tidak pandang bulu, serta menjadi peringatan tentang bahaya mengemudi dalam keadaan mabuk.
Artikel Terkait
Pengerjaan Jalan Hertasning Makassar Rampung, Fokus Beralih ke Aroepala
TAUD Desak Polisi Ungkap Dalang Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS
25 Kilogram Kokain Diamankan di Pesisir Selayar, Diduga Bagian Jaringan Internasional
TASPEN Gelar Mudik Gratis untuk 1.400 Pemudik dengan Asuransi Rp20 Juta