Suasana pagi di Beirut tiba-tiba berubah jadi mencekam. Ledakan demi ledakan mengguncang tiga wilayah berbeda di ibu kota Lebanon itu, Selasa (17/3) pagi. Rentetan serangan udara Israel itu menghujani area Kafaat, Haret Hreik, dan Doha Aramoun. Ini terjadi di tengah gelombang pengungsian besar-besaran yang sudah menembus angka satu juta orang. Pertempuran sengit antara militer Israel dan kelompok Hizbullah kembali memanas dalam dua pekan terakhir.
Konflik ini sebenarnya sudah merembet sejak awal Maret lalu. Pemicunya? Serangan roket Hizbullah yang ditujukan ke Israel. Kelompok yang didukung Iran itu bilang, aksi mereka adalah balasan atas tewasnya pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dalam sebuah serangan yang mereka tuduh melibatkan AS dan Israel.
Balasan dari Tel Aviv tentu saja tidak main-main. Mereka melancarkan serangan udara besar-besaran ke wilayah Lebanon, dengan klaim menargetkan posisi-posisi Hizbullah. Bahkan, baru-baru ini, pasukan darat Israel dikerahkan untuk mendekati area perbatasan. Situasinya makin runyam.
Laporan dari kantor berita Lebanon, National News Agency (NNA), menggambarkan situasi yang kacau di selatan.
"Serangkaian serangan dan gempuran artileri yang menargetkan kota-kota di wilayah selatan pada subuh," begitu bunyi laporan mereka, seperti diambil AFP.
Laporan itu lebih rinci menyebut, sejumlah pesawat tempur Israel melancarkan dua serangan udara terpisah. Sasaran mereka adalah area Kafaat dan Haret Hreik.
Namun begitu, bukan cuma dua lokasi itu yang jadi korban. Serangan ketiga, menurut NNA, menghantam sebuah gedung apartemen di Doha Aramoun. Imbasnya, seorang wanita berkewarganegaraan Ethiopia dilaporkan mengalami luka-luka.
Di sisi lain, Israel secara terbuka mengonfirmasi serangan-serangan tersebut. Klaimnya tetap sama: mereka menargetkan infrastruktur dan anggota Hizbullah. Perang kata-kata dan tembakan ini, sayangnya, masih terus berlanjut tanpa jelas kapan ujungnya.
Artikel Terkait
200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas dalam Perayaan May Day 2026
Bareskrim Gagalkan Peredaran 18 Kg Sabu Jaringan Malaysia-Indonesia, Tiga Tersangka Ditangkap
Kebakaran Apartemen di Tanjung Duren, 110 Personel Damkar Dikerahkan
Pemerintah Percepat Penertiban Perlintasan Sebidang Usai Kecelakaan KA di Bekasi