Banjir Jakarta Landa Kawasan Prapanca, Genangan Capai 80 Cm
Hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak Kamis (30/10) siang hingga malam menyebabkan banjir di sejumlah wilayah. Kawasan Prapanca di Jakarta Selatan menjadi salah satu lokasi terdampak paling parah.
Kondisi Banjir di Jalan Prapanca 5
Pantauan langsung di Jalan Prapanca 5, tepatnya di samping kantor Kelurahan Pulo, menunjukkan genangan air mencapai kedalaman 80 sentimeter. Kondisi ini memaksa warga mengurungkan niat untuk berjalan kaki melintasi area tersebut.
Banyak pengendara sepeda motor memilih putar balik dan mencari jalur alternatif untuk menghindari genangan banjir yang cukup tinggi tersebut.
Data Terkini Banjir Jakarta dari BPBD
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, tercatat 29 RT di Jakarta terendam banjir. Dua RT diantaranya mengalami banjir parah dengan ketinggian air lebih dari 50 cm akibat meluapnya Kali Krukut dan Kali Mampang.
Daftar Wilayah Terdampak Banjir Jakarta:
- Kelurahan Cilandak Barat: 1 RT dengan ketinggian air 80 cm akibat curah hujan tinggi dan luapan Kali Krukut
- Kelurahan Bangka: 1 RT dengan ketinggian air 110 cm akibat curah hujan tinggi dan luapan Kali Mampang
- Kelurahan Petogogan: 25 RT dengan ketinggian air 30 cm akibat curah hujan tinggi dan luapan Kali Krukut
Penanganan BPBD Terhadap Banjir Jakarta
BPBD DKI Jakarta telah mengambil langkah-langkah penanganan darurat untuk mengatasi banjir di berbagai kawasan terdampak. Langkah-langkah tersebut meliputi:
Mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, dan Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan air, memastikan saluran air berfungsi dengan baik bersama lurah dan camat setempat, serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi para penyintas banjir.
Artikel Terkait
Jubir Istana Dilaporkan Sampaikan Daftar Tuntutan Fiktif ke Presiden, BEM UI Bantah Minta Tutup Sekolah Rakyat
Presiden Prabowo Dinilai Bangun Narasi Kelaparan Ekstrem demi Legitimasi Program Makan Bergizi Gratis
Keraton Surakarta Ajukan Keberatan Atas Pendaftaran Merek Pakubuwono XIV oleh Pihak Ketiga
Wamenaker: Pariwisata dan Budaya Jadi Sektor Strategis Ciptakan Lapangan Kerja