FIFA telah menyusun bagan babak 32 besar Piala Dunia 2026 meskipun fase grup turnamen belum sepenuhnya rampung. Dari seluruh pertandingan penyisihan grup, baru tiga grup A, B, dan C yang telah menyelesaikan laga mereka. Namun, satu pertandingan di babak gugur perdana sudah bisa dipastikan: runner-up Grup A, Afrika Selatan, akan berhadapan dengan runner-up Grup B, Kanada.
Laga antara Afrika Selatan dan Kanada itu dijadwalkan berlangsung di SoFi Stadium, Inglewood, Amerika Serikat, pada Senin, 29 Juni 2026. Pertandingan ini menjadi satu-satunya duel di babak 32 besar yang saat ini sudah pasti tanpa perlu menunggu hasil laga grup lainnya.
Bagan 32 besar Piala Dunia edisi 2026 dibagi menjadi dua sisi, yakni kiri dan kanan. Kedua sisi ini baru akan bertemu di partai puncak turnamen. Artinya, tim-tim yang berada di bagan kiri tidak akan bersua dengan tim dari bagan kanan sebelum final.
Di bagan kiri, sejumlah laga menarik sudah mulai terlihat. Jerman dijadwalkan menghadapi salah satu peringkat ketiga terbaik dari Grup D, yang kemungkinan besar adalah Paraguay. Sementara itu, juara Grup I yang diprediksi akan diraih Prancis, berpotensi bertemu dengan peringkat ketiga terbaik dari Grup F, yang diperkirakan adalah Swedia.
Laga lainnya di bagan kiri mempertemukan juara Grup F yang kemungkinan besar Belanda melawan Maroko. Ada pula duel antara runner-up Grup K (kemungkinan Portugal) melawan runner-up Grup L (kemungkinan Kroasia). Juara Grup H yang diprediksi Spanyol akan berhadapan dengan runner-up Grup J, yang kemungkinan adalah Austria. Tuan rumah Amerika Serikat dijadwalkan melawan Bosnia-Herzegovina, sementara juara Grup G yang diperkirakan Mesir akan bertemu Korea Selatan.
Di bagan kanan, Brasil langsung menghadapi lawan berat. Tim Samba diprediksi akan bertemu dengan runner-up Grup F, yang kemungkinan besar adalah Jepang. Laga lain yang patut disorot adalah pertemuan antara juara Grup L, yang diperkirakan Inggris, melawan salah satu peringkat ketiga terbaik dari Grup H, yang kemungkinan adalah Uruguay.
Argentina, yang masuk di bagan kanan, dijadwalkan melawan Cape Verde. Sementara itu, runner-up Grup E (kemungkinan Pantai Gading) akan berhadapan dengan runner-up Grup I (kemungkinan Norwegia). Meksiko diperkirakan akan melawan peringkat ketiga terbaik dari Grup C, yang kemungkinan adalah Skotlandia.
Duel lain di bagan kanan mempertemukan runner-up Grup D (kemungkinan Australia) melawan runner-up Grup G (kemungkinan Belgia). Swiss akan berhadapan dengan peringkat ketiga terbaik dari Grup J, yang diperkirakan Aljazair. Satu laga lagi mempertemukan juara Grup K (kemungkinan Kolombia) melawan peringkat ketiga terbaik dari Grup L, yang kemungkinan adalah Ghana.
Seluruh prediksi ini masih dapat berubah karena belum semua grup menyelesaikan pertandingan fase grup. Namun, FIFA telah menyiapkan kerangka bagan agar persiapan logistik dan jadwal pertandingan bisa berjalan lebih awal.
Artikel Terkait
Pemerintah Pastikan Belum Ada Angka Final RKAB Nikel 2026, Masih dalam Tahap Evaluasi
Saham Cerebras Anjlok 14% Usai Proyeksi Margin Laba Menyusut, Kapitalisasi Pasar Terancam Hilang Rp98 Triliun
Menkes Desak Perlindungan Khusus bagi Dokter Muda dari Perundungan di Lingkungan Kerja
Pemerintah Targetkan Konversi LPG Impor ke CNG Domestik pada 2028–2029